Thursday, 3 September 2026
BREAKING
POLITIK

Puluhan Siswa SMPN Makale Tana Toraja Diduga Keracunan Massal Akibat Program Makan Bergizi Gratis

Oleh Danu Ilham September 3, 2026 2 hours lalu 0 komentar

TANA TORAJA – Sebanyak 80 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Makale, Tana Toraja, dilaporkan harus menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit. Dugaan kuat mengarah pada keracunan makanan yang bersumber dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Insiden ini terjadi pada hari Rabu, 27 Maret 2024, di mana para siswa mulai menunjukkan gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disediakan melalui program MBG. Pihak berwenang setempat, melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Keracunan Makanan, segera bergerak cepat untuk melakukan investigasi mendalam.

Gejala yang dialami para siswa bervariasi, namun umumnya meliputi mual, muntah, diare, dan sakit perut. Kondisi ini membuat orang tua siswa dan pihak sekolah khawatir. “Kami langsung membawa anak-anak yang menunjukkan gejala ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis segera,” ujar salah seorang perwakilan sekolah yang enggan disebutkan namanya.

Tim Satgas Penanganan Keracunan Makanan telah mengumpulkan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk diuji di laboratorium. Selain itu, wawancara dengan siswa, guru, serta petugas yang terlibat dalam penyediaan program MBG juga dilakukan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut. “Kami sedang berupaya mengidentifikasi sumber pasti keracunan ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Ketua Satgas.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi bagi siswa sekolah. Namun, insiden ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar keamanan pangan dan kualitas pelaksanaan program tersebut di lapangan. Pihak Dinas Kesehatan setempat juga telah memberikan instruksi agar seluruh proses pengadaan dan penyajian makanan dalam program MBG dievaluasi secara menyeluruh.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar siswa yang dirawat menunjukkan perkembangan kondisi yang membaik. Pihak rumah sakit terus memantau kondisi para siswa dan memberikan perawatan sesuai standar medis. Investigasi oleh Satgas masih terus berlanjut untuk memastikan penyebab pasti dan mengambil langkah pencegahan yang diperlukan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp