Category: LIFESTYLE

  • Sumsel Maju: Tiga Pilar Penegak Hukum Bersatu Perkuat Sidang Elektronik Demi Keadilan Digital

    Sumsel Maju: Tiga Pilar Penegak Hukum Bersatu Perkuat Sidang Elektronik Demi Keadilan Digital

    PALEMBANG – Upaya mempercepat dan memodernisasi sistem peradilan pidana di Sumatera Selatan semakin nyata. Tiga institusi penegak hukum utama di provinsi ini, yaitu Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Pengadilan Tinggi Palembang, dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis untuk pelaksanaan persidangan secara elektronik.

    Kesepakatan penting ini dihelat pada Selasa, 7 Juli 2026, di Aula Lantai 9 Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Penandatanganan dilakukan oleh para pimpinan puncak dari masing-masing instansi. Ketua Pengadilan Tinggi Palembang, Dr. Herdi Agusten, hadir bersama seluruh Ketua Pengadilan Negeri se-Sumatera Selatan.

    Turut serta, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Dr. Ketut Sumedana, didampingi oleh seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-Sumatera Selatan. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, juga hadir bersama para Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) se-Sumatera Selatan.

    Penandatanganan PKS ini menjadi tonggak sejarah dalam upaya memperkuat implementasi persidangan pidana berbasis elektronik di wilayah Sumatera Selatan. Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap transformasi digital di lingkungan penegakan hukum. Perkembangan teknologi informasi menjadi pendorong utama percepatan ini.

    Melalui perjanjian ini, ketiga lembaga sepakat untuk meningkatkan koordinasi dan integrasi. Tujuannya adalah menyelenggarakan persidangan elektronik secara efektif dan efisien. Proses penanganan perkara pidana diharapkan menjadi lebih transparan. Prinsip kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat juga tetap terjaga.

    Pelaksanaan persidangan elektronik akan mencakup berbagai tahapan krusial. Mulai dari pemeriksaan terdakwa, saksi, hingga ahli. Semua ini akan dilakukan melalui sarana komunikasi digital. Pengelolaan administrasi dan dokumen perkara pun akan menggunakan sistem elektronik yang aman. Sistem ini dirancang agar terdokumentasi dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Penerapan sistem ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian perkara. Selain itu, kendala teknis dapat diminimalisir. Proses pemindahan tahanan dari Rutan atau Lapas ke pengadilan yang selama ini membutuhkan pengamanan dan biaya operasional besar dapat dikurangi.

    Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan efisiensi. Tetapi juga memperkuat sinergi antarlembaga penegak hukum. Tujuannya adalah mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu yang berbasis teknologi digital. Komitmen ini menegaskan kesiapan Sumatera Selatan menghadapi era peradilan modern. Keadilan yang lebih cepat, tepat, dan akuntabel menjadi harapan utama.

  • Bosan dengan ‘Succession’? Ini Rekomendasi Buku, Film, Game, dan Podcast untuk Pecinta Drama Keluarga Konglomerat

    Bosan dengan ‘Succession’? Ini Rekomendasi Buku, Film, Game, dan Podcast untuk Pecinta Drama Keluarga Konglomerat

    Serial "Succession" telah memikat jutaan penonton dengan kisah intrik keluarga Roy yang kompleks. Kini, setelah serial berakhir, para penggemar mungkin mencari konten serupa. Artikel ini menyajikan daftar rekomendasi buku, film, video game, dan podcast yang dirancang khusus untuk mereka yang menikmati dinamika keluarga yang disfungsional, perebutan kekuasaan, dan dunia orang kaya yang kelam.

    Bagi pecinta literatur, "King Lear" karya William Shakespeare menawarkan kisah klasik tentang ayah yang menghancurkan keluarganya. Novel "The Brothers Karamazov" karya Fyodor Dostoyevsky juga relevan, dengan fokus pada hubungan toxic antara ayah dan anak. Buku non-fiksi seperti "The Man Who Owns the News" oleh Michael Wolff, yang mengupas kehidupan Rupert Murdoch, akan memberikan wawasan tentang inspirasi nyata di balik serial ini. "The Inheritance" karya Trisha Sakhlecha dan "Trust" karya Hernan Diaz juga menyajikan cerita tentang keluarga kaya yang penuh perebutan dan ambisi.

    Di layar lebar, film "The Celebration" (1998) menampilkan drama keluarga yang suram di tengah perayaan. "The Godfather" (1972) adalah kisah klasik tentang suksesi dalam keluarga mafia. "The Game" (1997) menawarkan elemen misteri dan kejutan yang mungkin mengingatkan pada plot twist "Succession". Sementara itu, "The Favourite" (2018) mengeksplorasi perebutan kekuasaan di kalangan elit. Film "Mountainhead" (2025) yang ditulis oleh kreator "Succession", Jesse Armstrong, menjanjikan dinamika serupa.

    Bagi para gamer, "Crusader Kings III" menawarkan simulasi strategi yang kompleks dengan fokus pada dinasti dan perebutan kekuasaan. "Yes, Your Grace" menempatkan pemain sebagai raja yang harus membuat keputusan sulit demi kelangsungan kerajaan. Simulasi bisnis seperti "Capitalism 2 & Lab" dan "The Corporate Machine" memungkinkan pemain merasakan sensasi membangun kerajaan bisnis. "Suzerain" menawarkan pengalaman menjadi presiden yang harus mengelola negara di tengah krisis.

    Untuk pengalaman audio, podcast "RoyCast" dan "Firecrotch & Normcore" menawarkan ulasan mendalam dan analisis episode per episode dari sudut pandang penggemar. "Business Wars" menjelajahi persaingan sengit antar perusahaan besar, sementara "The Just Enough Family" mengungkap kisah keluarga kaya yang kehilangan segalanya. Terakhir, "Terms" menyajikan nuansa politik yang paranoid, mengingatkan pada ketegangan dalam "Succession".

  • Roy Suryo Menang Praperadilan: Penggeledahan dan Penangkapan Dinyatakan Tidak Sah

    Roy Suryo Menang Praperadilan: Penggeledahan dan Penangkapan Dinyatakan Tidak Sah

    JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian gugatan praperadilan yang diajukan Roy Suryo. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran informasi bohong atau fitnah terkait ijazah Presiden Joko Widodo.

    Hakim tunggal I Ketut Darpawan membacakan putusan tersebut pada Selasa, 7 Juli 2026. Dalam amar putusannya, hakim menyatakan bahwa tindakan penggeledahan, penangkapan, dan penahanan terhadap Roy Suryo oleh Polda Metro Jaya, selaku termohon, dinyatakan tidak sah.

    Keputusan ini disambut baik oleh tim kuasa hukum Roy Suryo. Pengadilan mengabulkan permohonan kliennya untuk sebagian. Hakim menyatakan penggeledahan rumah dan tempat tertutup lainnya, yang dilakukan berdasarkan surat perintah nomor SP.Dah.Rumah.Tap/373/VI/Res.1.24./2026/Ditreskrimum/Polda Metro Jaya tertanggal 18 Juni 2026, tidak sah.

    Selain itu, penangkapan berdasarkan surat perintah nomor SP.Kap/703/VI/Res.1.14./2026/Ditreskrimum/Polda Metro Jaya tertanggal 19 Juni 2026 juga dinyatakan tidak sah. Begitu pula dengan penahanan Roy Suryo yang berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor SP.Han/458/VI/Res.1.14/2026/Ditreskrimum/Polda Metro Jaya tertanggal 19 Juni 2026.

    Hakim I Ketut Darpawan menjelaskan bahwa penggeledahan yang dilakukan Polda Metro Jaya merupakan bagian dari proses penyidikan yang telah berjalan sejak tahun 2025. Namun, hakim menilai terdapat cacat formil dalam tindakan tersebut.

    Selama proses hukum berlangsung, Roy Suryo dinilai kooperatif. Ia secara rutin memenuhi kewajiban wajib lapor sejak berstatus tersangka. Hakim juga menekankan bahwa putusan praperadilan ini tidak serta-merta membuat seluruh berkas penyidikan menjadi tidak sah. Fokus utama putusan ini adalah pada keabsahan tindakan penggeledahan, penangkapan, dan penahanan.

    Sebelumnya, Roy Suryo mengajukan gugatan praperadilan ini sebagai upaya hukum terkait penggeledahan rumahnya dalam kasus dugaan fitnah ijazah Presiden Joko Widodo. Roy Suryo melalui kuasa hukumnya meminta hakim praperadilan di PN Jakarta Selatan untuk menyatakan penggeledahan tersebut tidak sah. Gugatan ini diajukan untuk memperjuangkan hak-hak hukumnya.

  • Panduan Cerdas Memilih Ponsel Rp2 Jutaan: Awet dan Sesuai Kebutuhan Utama Anda

    Panduan Cerdas Memilih Ponsel Rp2 Jutaan: Awet dan Sesuai Kebutuhan Utama Anda

    JAKARTA – Memilih ponsel baru dengan anggaran Rp2 jutaan bukan lagi hal sulit. Kuncinya adalah menentukan prioritas penggunaan agar perangkat tersebut awet dan benar-benar memenuhi kebutuhan harian.

    Tips ini dibagikan oleh Kisen Kumar, seorang konten kreator gadget melalui akunnya @kk24gadget. Menurutnya, langkah pertama yang paling krusial adalah mengidentifikasi fungsi utama ponsel tersebut.

    "Nah ini dia tips cara pilih HP di harga dua jutaan biar pemakaiannya itu awet dan kamu makainya lancar-lancar aja ya," ujar Kisen.

    Jika prioritas utama adalah bermain game, Kisen menyarankan untuk mencari ponsel dengan chipset bertenaga. Seri Helio G atau Snapdragon sering menjadi pilihan yang mumpuni di kelas harga ini.

    Selain chipset, aspek refresh rate layar juga penting untuk pengalaman gaming yang mulus. Layar dengan refresh rate 90Hz atau 120Hz sangat direkomendasikan, dan beberapa ponsel di kisaran harga Rp2 jutaan sudah menyediakannya.

    Bagi Anda yang gemar fotografi atau aktif di media sosial, fokuslah pada kualitas resolusi kamera. Fitur pendukung seperti penstabil gambar atau Optical Image Stabilization (OIS) juga patut dipertimbangkan.

    "Kalau kamu untuk fotografi ataupun sosmed, ya fokus saja pada kualitas resolusi kamera, ataupun fitur pendukung seperti penstabil gambar ataupun OIS," jelas Kisen.

    Ia menambahkan, bahkan jika ponsel hanya dibekali fitur AIS (Auto Image Stabilization), itu sudah merupakan nilai tambah yang baik mengingat rentang harganya.

    Untuk daya tahan baterai, Kisen merekomendasikan kapasitas antara 4000 hingga 5000 mAh. Kapasitas ini dianggap sudah cukup memadai untuk penggunaan seharian di segmen harga Rp2 jutaan.

    "Kalau untuk baterai, saya rasa kamu harus cari di 4000 sampai dengan 5000 mAh untuk di kelas harga segini. Itu juga sudah ada," imbuhnya.

    Kisen Kumar berjanji akan memberikan contoh spesifik model ponsel yang sesuai dengan kriteria tersebut dalam kesempatan lain. Dengan panduan ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dan mendapatkan ponsel Rp2 jutaan yang optimal.

    Selasa, 07 Juli 2026, pukul 12:48 WIB.
    Reporter: Julheri
    Editor: Julheri

  • Diskon Prime Day: Dumbbell Adjustable Jadi Pilihan Upgrade Gym Rumahan Paling Cerdas, Diskon Hingga 31%

    Diskon Prime Day: Dumbbell Adjustable Jadi Pilihan Upgrade Gym Rumahan Paling Cerdas, Diskon Hingga 31%

    Jakarta – Membangun kekuatan otot di rumah kini semakin mudah dan hemat ruang. Dumbbell adjustable menjadi solusi cerdas bagi para penggemar kebugaran yang memiliki keterbatasan area. Menjelang Prime Day yang berlangsung 23 hingga 26 Juni, berbagai set dumbbell adjustable menawarkan diskon menarik hingga 31%, menjadikannya momen tepat untuk berinvestasi.

    Meredith Dietz, seorang Senior Staff Writer di Lifehacker yang juga pelari maraton dan komedian tunggal, menyoroti dumbbell adjustable sebagai kategori perlengkapan gym rumahan favoritnya. "Dumbbell adjustable memungkinkan kita beralih beban dari lima hingga 50 pon, bahkan lebih, tanpa memerlukan rak peralatan terpisah," jelasnya. Strategi terbaik untuk memaksimalkan ruang gym rumahan adalah fokus pada fleksibilitas dan efisiensi.

    Salah satu penawaran terbaik saat ini datang dari Bowflex Results Series 552 dumbbells. Pasangan dumbbell ini dijual seharga $328.98, turun dari harga normal $429.99. Seperti namanya, dumbbell ini mampu menyesuaikan beban dari lima hingga 52 pon, sangat ideal untuk berbagai jenis latihan.

    Dibandingkan dengan membeli banyak pasang dumbbell konvensional, yang bisa menghabiskan biaya lebih dari $1.500 dan memakan banyak tempat, dumbbell adjustable mengkondensasi seluruh rak beban menjadi satu sistem yang ringkas dan serbaguna. Ini berarti tidak perlu lagi keanggotaan gym, antre peralatan, atau alasan kehabisan ruang.

    Penawaran menarik lainnya datang dari berbagai merek. Sebagai contoh, set dumbbell yang bisa diatur dari lima hingga 80 pon dalam kelipatan lima pon, menawarkan solusi komprehensif untuk seluruh kebutuhan latihan beban.

    Para ahli merekomendasikan untuk memanfaatkan promo Prime Day ini. Diskon yang tersedia hingga 26 Juni memberikan kesempatan emas untuk mendapatkan peralatan gym berkualitas dengan harga terjangkau.

    Bagi yang tidak memiliki keanggotaan Amazon Prime, peritel lain seperti Walmart dan Best Buy juga sering menawarkan promo serupa yang bisa menjadi alternatif. Pilihan terbaik selalu bergantung pada kebutuhan spesifik dan anggaran masing-masing.

    Investasi pada dumbbell adjustable bukan hanya tentang menghemat ruang, tetapi juga tentang efisiensi dan fleksibilitas dalam program latihan di rumah. Dengan penawaran diskon yang signifikan selama periode Prime Day, ini adalah waktu yang sangat tepat untuk meningkatkan fasilitas gym pribadi Anda.