Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
DUNIA

Ukraina Sebut Rusia Bertanggung Jawab atas Serangan Kapal Kargo Turki yang Tewaskan Enam Orang

Oleh Heni Maulidya July 20, 2026 19 hours lalu 0 komentar

Kyiv menuding Moskow sebagai pelaku di balik serangan rudal yang menghantam sebuah kapal kargo berbendera Turki, insiden yang merenggut nyawa enam orang. Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan maritim di kawasan Laut Hitam.

Menurut pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Ukraina, serangan tersebut terjadi pada hari Selasa, 25 Oktober 2022. Kapal kargo yang menjadi sasaran adalah milik perusahaan Turki. Detail mengenai jenis kapal dan muatannya belum dirinci lebih lanjut, namun dipastikan bahwa serangan itu menimbulkan korban jiwa yang signifikan.

Pihak Ukraina tidak memberikan bukti spesifik mengenai keterlibatan langsung Rusia dalam serangan ini, namun secara tegas menyatakan bahwa Rusia adalah pihak yang harus bertanggung jawab. Juru bicara Kementerian Pertahanan Ukraina, Kolonel Oleksandr Motuzyanyk, dalam konferensi pers menyatakan, “Kami memiliki informasi yang mengindikasikan bahwa Federasi Rusia bertanggung jawab atas serangan ini.” Ia menambahkan bahwa penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengumpulkan bukti yang lebih konklusif.

Serangan terhadap kapal sipil ini menjadi perhatian serius bagi komunitas internasional, terutama mengingat peran penting Laut Hitam sebagai jalur pelayaran perdagangan global. Kapal kargo yang menjadi korban diduga sedang berlayar di perairan internasional ketika serangan terjadi. Enam awak kapal dilaporkan tewas di tempat kejadian, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Pemerintah Turki telah merespons tuduhan tersebut dan menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini. Kementerian Luar Negeri Turki mengonfirmasi bahwa kapal tersebut memang berbendera Turki dan sedang dalam perjalanan komersial. “Kami sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait dan tim penyelamat untuk mengetahui kronologi lengkap serta memberikan bantuan yang diperlukan bagi para korban dan keluarga mereka,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki. Ankara juga menyerukan penyelidikan independen atas insiden tersebut.

Sementara itu, Rusia belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan Ukraina. Pihak Moskow sebelumnya sering membantah tuduhan melakukan serangan terhadap target sipil di Ukraina. Insiden ini berpotensi semakin memperumit situasi keamanan di Laut Hitam dan bisa memicu respons diplomatik maupun militer dari negara-negara yang berkepentingan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait