Sunday, 13 September 2026
BREAKING
DUNIA

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Jelang Akhir Pekan, Pasca Latihan Militer Gabungan Korsel-AS

Oleh Heni Maulidya September 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

SEOUL – Korea Utara kembali melancarkan aksi provokatif dengan menembakkan sejumlah rudal balistik jarak pendek ke perairan di lepas pantai timurnya pada Sabtu, 12 September. Tindakan ini terjadi hanya sehari setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat menyelesaikan latihan militer gabungan mereka.

Lembaga Gabungan Kepala Staf (JCS) Korea Selatan mengonfirmasi penembakan rudal tersebut, yang dilaporkan jatuh di Laut Jepang, yang juga dikenal sebagai Laut Timur. Detail mengenai jenis rudal dan lintasan penerbangannya masih dalam analisis lebih lanjut oleh pihak militer Korsel dan AS.

Insiden ini menambah daftar panjang uji coba senjata yang dilakukan oleh Pyongyang dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Korea Utara kerap menggunakan aksi semacam ini sebagai bentuk protes terhadap latihan militer yang melibatkan Korea Selatan dan Amerika Serikat, yang mereka anggap sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan dan keamanannya.

Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pihak Korea Utara mengenai penembakan rudal ini, para analis menilai bahwa langkah tersebut merupakan respons langsung terhadap latihan gabungan yang baru saja rampung. Latihan tersebut, yang melibatkan pengerahan aset militer signifikan dari kedua negara, biasanya memicu reaksi keras dari Pyongyang.

Pihak militer Korea Selatan menyatakan akan terus memantau situasi dengan ketat dan menjaga kesiapan tempur bersama dengan sekutunya, Amerika Serikat. Kejadian ini kembali menyoroti ketegangan yang terus berlanjut di Semenanjung Korea dan tantangan yang dihadapi dalam upaya mencapai perdamaian dan denuklirisasi.

Sebelumnya, Korea Utara juga telah melakukan serangkaian uji coba rudal dan senjata lainnya, yang telah menuai kecaman dari komunitas internasional. Dewan Keamanan PBB telah berulang kali menjatuhkan sanksi terhadap Korea Utara sebagai respons atas program senjata nuklir dan rudal balistiknya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp