Sunday, 13 September 2026
BREAKING
DUNIA

Trump: Iran Berupaya Pengaruhi Pemilu Sela AS November Mendatang

Oleh Heni Maulidya September 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tuduhan bahwa Iran berupaya melakukan campur tangan dalam pemilihan umum sela (midterm elections) yang dijadwalkan pada bulan November mendatang. Trump menyatakan bahwa intelijen AS telah mengidentifikasi niat Teheran untuk memengaruhi proses demokrasi di Amerika.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis melalui akun Twitter-nya pada Rabu (24/10/2018) waktu setempat, Trump secara eksplisit menyebutkan bahwa Iran ingin memengaruhi pemilu sela AS. Ia mengutip laporan intelijen yang mengindikasikan adanya upaya tersebut dari pihak Iran.

“Intelijen mengatakan Iran ingin memengaruhi pemilu sela AS pada November. Mereka tidak suka Donald Trump!” cuit Presiden Trump. Pernyataan ini menggarisbawahi kekhawatiran administrasi Trump terkait potensi campur tangan asing dalam urusan domestik Amerika, khususnya menjelang momen penting seperti pemilu sela yang akan menentukan komposisi Kongres.

Lebih lanjut, Trump juga mengaitkan upaya Iran ini dengan ketidaksetujuan mereka terhadap kepemimpinannya. Ia berargumen bahwa Iran tidak menyukai Donald Trump, dan itulah yang mendorong mereka untuk mencoba memengaruhi hasil pemilu sela. Pernyataan ini mempertegas sikap keras Trump terhadap Iran, yang telah ditunjukkan melalui berbagai kebijakan, termasuk penarikan AS dari kesepakatan nuklir Iran (JCPOA) dan penerapan kembali sanksi ekonomi.

Kubu Gedung Putih sendiri telah berulang kali menyuarakan keprihatinan mengenai potensi campur tangan asing dalam pemilu AS. Peringatan serupa juga pernah dilontarkan terkait upaya dari Rusia untuk memengaruhi pemilu presiden tahun 2016. Tuduhan terhadap Iran ini menambah daftar negara yang dicurigai oleh AS memiliki niat untuk mengganggu proses demokrasi mereka.

Pemerintah AS, melalui badan intelijennya, terus memantau aktivitas yang berpotensi mengganggu integritas pemilu. Pernyataan Trump ini menjadi sinyal bahwa AS akan tetap waspada terhadap segala bentuk upaya campur tangan, baik dari Iran maupun negara lain, menjelang pemilu sela November mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp