Philadelphia, AS – American College of Rheumatology (ACR) telah merilis pembaruan pedoman klinisnya untuk tatalaksana osteoartritis (OA). Pedoman terbaru ini menekankan pentingnya pendekatan yang personal dan memberdayakan pasien dalam mengelola kondisi kronis yang umum ini. ACR menyoroti bahwa tidak ada satu jalur pengobatan tunggal yang cocok untuk semua individu penderita osteoartritis.
Dr. Sharon L. Kolasinski, MD, investigator utama di Perelman School of Medicine, University of Pennsylvania, menjelaskan dalam siaran pers ACR, “Rekomendasi yang diperbarui ini mengakui bahwa tidak ada satu jalur pengobatan yang cocok untuk setiap orang yang hidup dengan osteoartritis.” Beliau menambahkan, “Rekomendasi terkuat kami terus berpusat pada membantu orang membangun kepercayaan diri dalam mengelola kondisi mereka, tetap aktif secara fisik, dan mengejar penurunan berat badan jika sesuai.”
Pembaruan pedoman ini menegaskan kembali pentingnya modifikasi gaya hidup sebagai pilar utama dalam penanganan osteoartritis. ACR secara konsisten merekomendasikan aktivitas fisik yang teratur, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda, yang dapat membantu menjaga kekuatan otot di sekitar sendi dan mengurangi nyeri. Selain itu, bagi pasien yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, penurunan berat badan menjadi rekomendasi kuat karena dapat secara signifikan mengurangi beban pada sendi yang terkena, terutama pada lutut dan pinggul.
Selain fokus pada penguatan kemandirian pasien dalam mengelola kondisinya, pedoman ACR juga mencakup berbagai pilihan terapi lain yang dapat dipertimbangkan oleh profesional kesehatan. Namun, penekanannya tetap pada pentingnya mendiskusikan manfaat dan risiko dari setiap pilihan pengobatan secara individual dengan pasien. Pendekatan holistik yang menggabungkan perubahan gaya hidup, edukasi pasien, dan intervensi medis yang tepat diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penderita osteoartritis.
