Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa terapi perilaku yang berfokus pada keluarga terbukti lebih efektif dalam menurunkan Indeks Massa Tubuh (BMI) anak-anak dan remaja dengan obesitas dibandingkan dengan perawatan standar. Temuan ini berasal dari uji klinis acak bertajuk TEAM UP yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics.
Penelitian ini melibatkan 41 praktik layanan kesehatan primer, di mana anak-anak secara acak dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menerima terapi perilaku berbasis keluarga yang dikombinasikan dengan perawatan standar yang ditingkatkan, sementara kelompok lainnya hanya menerima perawatan standar yang ditingkatkan. Intervensi ini berlangsung selama 18 bulan.
Hasilnya, kelompok yang menjalani terapi perilaku berbasis keluarga menunjukkan penurunan BMI yang lebih signifikan. Selain itu, kualitas hidup mereka juga mengalami peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok yang hanya menerima perawatan standar. Meskipun demikian, kedua kelompok dilaporkan mengalami perbaikan, namun keunggulan terapi berbasis keluarga terlihat jelas dalam studi ini.
