Sunday, 16 August 2026
BREAKING
DUNIA

Presiden Korsel Lee Jae Myung Tawarkan Dialog untuk Akhiri Perang Korea Secara Resmi

Oleh Heni Maulidya August 16, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pada hari Selasa (15/8/2023) mengusulkan dilakukannya dialog dengan Korea Utara sebagai langkah konkret untuk secara resmi mengakhiri Perang Korea. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah pidato yang menandai peringatan 78 tahun pembebasan Korea dari penjajahan Jepang.

Dalam pidatonya, Lee Jae Myung menekankan pentingnya mengakhiri status perang yang masih menggantung sejak gencatan senjata pada tahun 1953. Beliau menyatakan, “Saatnya kita mengakhiri Perang Korea yang telah berlangsung lama dan secara resmi mengakhiri permusuhan.” Usulan ini merupakan bagian dari visi Lee Jae Myung untuk menciptakan Semenanjung Korea yang damai dan stabil.

Presiden Lee juga menyoroti perlunya pendekatan yang lebih konstruktif dalam hubungan antar-Korea. Beliau menyuarakan keyakinannya bahwa dialog bilateral adalah kunci untuk membuka jalan menuju rekonsiliasi dan kerja sama. “Kami siap untuk berdialog kapan saja, di mana saja, dan dalam format apa pun yang disetujui bersama,” tegasnya, mengindikasikan kesediaan Seoul untuk bersikap fleksibel demi tercapainya perdamaian.

Lebih lanjut, Lee Jae Myung menggarisbawahi bahwa proses pengakhiran perang ini tidak hanya penting bagi kedua negara, tetapi juga bagi keamanan dan stabilitas kawasan Asia Timur Laut. Beliau berharap usulan ini dapat disambut baik oleh Pyongyang, membuka babak baru dalam sejarah hubungan kedua negara yang selama ini diwarnai ketegangan.

Perang Korea yang berlangsung dari tahun 1950 hingga 1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Hingga kini, kedua negara secara teknis masih dalam keadaan berperang, sebuah kondisi yang telah berlangsung selama tujuh dekade dan menjadi sumber ketidakpastian regional yang signifikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp