Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
DUNIA

Polisi Korsel Akui Tutup Kasus Orang Hilang Palsukan Laporan di Jeju

Oleh Rini Widiyarti September 1, 2026 60 minutes lalu 0 komentar

Seorang petugas kepolisian di Korea Selatan dilaporkan mengakui telah memalsukan laporan kontak dengan orang hilang dan menutup kasus mereka secara prematur. Tindakan ini diduga dilakukan di Pulau Jeju, destinasi wisata populer di Korea Selatan, saat libur nasional.

Petugas yang namanya tidak dirilis tersebut diduga melakukan penipuan demi menghindari beban kerja. Ia mengklaim telah menghubungi para orang hilang, padahal kenyataannya tidak.

Menurut laporan media lokal, tindakan petugas tersebut terungkap setelah adanya investigasi internal. Ia diduga menutup sejumlah kasus orang hilang dengan dalih telah melakukan upaya pencarian dan menghubungi pihak terkait. Namun, pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar.

Pulau Jeju sendiri merupakan wilayah yang kerap menjadi lokasi liburan bagi warga Korea Selatan maupun turis asing. Tingginya aktivitas di pulau tersebut mungkin berkontribusi pada meningkatnya jumlah kasus orang hilang, sehingga menambah beban kerja bagi kepolisian setempat.

Motif di balik penutupan kasus secara palsu ini diduga kuat berkaitan dengan upaya petugas untuk mengurangi volume pekerjaannya. Dengan menutup kasus secara prematur, ia dapat terhindar dari tugas-tugas lanjutan yang seharusnya dijalani dalam proses penanganan orang hilang.

Pihak kepolisian Korea Selatan dilaporkan tengah mendalami kasus ini untuk menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap petugas yang bersangkutan. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan mengenai integritas dan akuntabilitas dalam penanganan kasus-kasus sensitif seperti orang hilang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp