Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat, dilanda banjir bandang dahsyat pada Sabtu (29/8) sore. Peristiwa tragis ini merenggut nyawa satu orang dan menyebabkan 20 lainnya dilaporkan hilang. Pihak berwenang setempat segera mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian intensif.
Banjir bandang tersebut dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut. Aliran air yang tiba-tiba membesar dan deras menerjang area yang tengah ramai dikunjungi wisatawan, menciptakan kekacauan dan kepanikan.
Menurut keterangan Sheriff County Coconino, Bartholomew ‘Bart’ Jones, tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi kejadian. “Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang kami miliki untuk mencari para korban yang hilang,” ujar Sheriff Jones. Ia menambahkan bahwa kondisi medan yang sulit dan cuaca yang masih belum stabil menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR.
Seorang saksi mata, Sarah Chen, yang berhasil selamat dari kejadian tersebut, menceritakan detik-detik menegangkan. “Air tiba-tiba datang begitu cepat, kami tidak punya waktu untuk bereaksi. Semuanya terjadi dalam hitungan menit,” kata Chen dengan nada gemetar.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus dilakukan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi jika memiliki petunjuk mengenai keberadaan korban hilang. Fasilitas di sekitar Grand Canyon untuk sementara ditutup demi kelancaran operasi penyelamatan.
