Sunday, 30 August 2026
BREAKING
DUNIA

Nepal Didera Banjir Bandang Gletser, Ratusan Tewas dan Ribuan Hilang

Oleh Heni Maulidya August 30, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Nepal menghadapi krisis kemanusiaan yang mengerikan setelah banjir bandang dan longsoran gletser meluluhlantakkan sejumlah wilayah. Hingga kini, korban tewas dilaporkan mencapai 633 orang, sementara hampir 3.000 lainnya masih dinyatakan hilang dalam bencana alam yang terjadi pada 15 Mei 2024.

Bencana tersebut diperparah dengan meluapnya Sungai Koshi akibat pecahnya sebuah bendungan, memicu gelombang air dahsyat yang menyapu permukiman penduduk. Ribuan rumah dilaporkan rusak parah atau hancur total, meninggalkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Tim SAR gabungan dari Nepal dan India terus berupaya keras melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di tengah kondisi medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu. Fokus utama saat ini adalah menemukan korban yang masih hilang dan memberikan bantuan darurat kepada para penyintas.

Pihak berwenang Nepal menyatakan keprihatinan mendalam atas jumlah korban jiwa yang terus bertambah dan skala kerusakan yang ditimbulkan. “Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mencari korban yang hilang dan membantu mereka yang terdampak,” ujar seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Nepal yang enggan disebutkan namanya.

Bantuan internasional mulai berdatangan, mencakup tim medis, logistik, dan peralatan penyelamat. Organisasi kemanusiaan seperti Palang Merah Nepal dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mendirikan posko bantuan di beberapa lokasi terdampak untuk menyalurkan makanan, air bersih, dan tenda pengungsian.

Kondisi geografis Nepal yang bergunung-gunung dan tingginya aktivitas gletser membuat negara ini rentan terhadap bencana serupa. Para ahli memperingatkan bahwa perubahan iklim dapat meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana alam ini di masa mendatang, sehingga diperlukan langkah mitigasi dan adaptasi yang lebih komprehensif.

Bagikan: Facebook X WhatsApp