Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Mayoritas Orang dengan Berat Badan Berlebih Tak Didiagnosis Obesitas di AS dan Jepang

Oleh Rini Widiyarti September 1, 2026 55 minutes lalu 0 komentar

Temuan studi CALOR yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity mengungkap fakta mengejutkan: hampir 30% orang dewasa di Amerika Serikat dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang meningkat tidak mendapatkan diagnosis obesitas. Angka ini bahkan lebih drastis di Jepang, di mana lebih dari 97% individu dengan IMT tinggi juga tidak terdiagnosis.

Dr. Deborah B. Horn, DO, MPH, DABOM, MFOMA, direktur medis di University of Texas Center for Obesity Medicine and Metabolic Performance, sekaligus asisten profesor klinis di departemen bedah di University of Texas McGovern Medical School di Houston, bersama timnya menyoroti pentingnya pemahaman ini. Perubahan paradigma dalam mengenali obesitas sebagai penyakit kronis menjadikan data prevalensi diagnosis yang rendah ini sangat krusial untuk diteliti lebih lanjut.

Studi CALOR ini menganalisis data dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Jepang, untuk mengukur sejauh mana kesadaran dan diagnosis obesitas di kalangan populasi yang memiliki IMT di atas normal. Hasilnya menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara kondisi fisik individu dan pengakuan medis terhadap obesitas sebagai suatu kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan.

“Mengklasifikasikan obesitas sebagai penyakit kronis adalah langkah penting,” tulis Dr. Horn dan rekan-rekannya. Mereka menekankan bahwa pemahaman yang akurat mengenai prevalensi aktual individu yang hidup dengan obesitas, terlepas dari apakah mereka telah didiagnosis atau tidak, sangatlah vital. Kesenjangan diagnosis ini berpotensi menghambat akses pasien terhadap perawatan yang tepat dan efektif.

Lebih lanjut, penelitian ini menggarisbawahi perlunya peningkatan kesadaran di kalangan profesional kesehatan maupun masyarakat umum mengenai kriteria diagnosis obesitas dan dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang. Identifikasi dini dan diagnosis yang akurat merupakan fondasi penting untuk intervensi yang berhasil dalam mengelola obesitas dan mencegah komplikasi terkait.

Bagikan: Facebook X WhatsApp