Monday, 7 September 2026
BREAKING
DUNIA

Letusan Anak Krakatau Lumpuhkan Aktivitas Udara, 270 Ribu Jiwa Terisolasi

Oleh Rini Widiyarti September 7, 2026 49 minutes lalu 0 komentar

Ribuan orang terdampar dan aktivitas penerbangan terganggu menyusul letusan dahsyat Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat malam. Otoritas bandar udara terpaksa memperpanjang penutupan, berdampak pada ratusan ribu penumpang yang rencananya akan melakukan perjalanan.

Gunung Anak Krakatau, yang berlokasi sekitar 150 kilometer dari ibu kota Jakarta, mulai menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Jumat malam. Letusan ini menimbulkan hujan abu vulkanik yang cukup luas, mengancam keselamatan penerbangan dan mengganggu mobilitas warga.

Akibatnya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng dan bandara-bandara lain di sekitar wilayah terdampak terpaksa menutup operasionalnya untuk sementara waktu. Penutupan ini diperpanjang hingga beberapa hari ke depan guna memastikan keselamatan seluruh pengguna jasa penerbangan dan mencegah insiden yang tidak diinginkan akibat abu vulkanik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, menyatakan bahwa hingga kini tercatat setidaknya 270.000 orang terpaksa menunda rencana perjalanan mereka. “Ini berdampak sangat luas, banyak penumpang yang tidak bisa terbang,” ujar Sutopo dalam sebuah keterangan pers.

Sutopo menambahkan, pihak berwenang terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. “Kami terus melakukan evaluasi terhadap kondisi sebaran abu vulkanik dan dampaknya terhadap operasional penerbangan,” jelasnya. Keputusan perpanjangan penutupan bandara diambil berdasarkan rekomendasi dari otoritas penerbangan dan pemantauan intensif terhadap kondisi gunung api.

Situasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan penumpang yang tertahan. Banyak yang harus mencari akomodasi sementara dan mengatur ulang jadwal perjalanan mereka. Maskapai penerbangan juga dilaporkan sedang berupaya untuk melakukan penjadwalan ulang penerbangan begitu bandara kembali dibuka.

Letusan Anak Krakatau ini mengingatkan kembali akan keganasan alam dan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Otoritas terkait terus berupaya memberikan informasi terkini kepada publik dan memastikan penanganan dampak letusan berjalan optimal.

Bagikan: Facebook X WhatsApp