Saturday, 22 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Keunikan Peti Mati Khas Suku Ga di Ghana, Cerminan Kehidupan Almarhum

Oleh Muzairi M August 22, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Di Ghana, khususnya di kalangan masyarakat suku Ga, tradisi pemakaman menampilkan sebuah keunikan yang mendalam. Mendiang tidak dimakamkan dalam peti mati konvensional, melainkan dalam peti yang dirancang khusus menyerupai objek-objek yang merefleksikan profesi, hobi, atau aspirasi semasa hidup mereka.

Tradisi ini telah berlangsung selama beberapa generasi dan menjadi bagian tak terpisahkan dari upacara perpisahan. Kematian dianggap bukan sekadar akhir, melainkan sebuah transisi, dan peti mati unik ini berfungsi sebagai simbol penghormatan serta pengingat akan jejak yang ditinggalkan almarhum di dunia.

Setiap peti mati dibuat secara personal oleh pengrajin lokal yang sangat terampil. Bentuknya bisa sangat beragam, mulai dari mobil mewah bagi mereka yang gemar otomotif, ikan bagi nelayan, hingga tugu peringatan bagi tokoh masyarakat. Ada pula yang berbentuk ayam, singa, atau bahkan pesawat terbang, tergantung pada identitas dan cerita hidup mendiang.

Salah satu pengrajin yang turut melestarikan tradisi ini adalah Eric Adjetey Anang. Ia merupakan generasi ketiga dari keluarganya yang menekuni seni pembuatan peti mati fungsional atau yang dikenal sebagai ‘fantasy coffins’. Anang mengungkapkan bahwa proses pembuatan peti mati ini membutuhkan ketelitian dan pemahaman mendalam mengenai kehidupan almarhum.

“Kami berusaha menangkap esensi kehidupan mereka dalam bentuk peti mati ini. Ini adalah cara untuk memberikan penghormatan terakhir dan memastikan bahwa mereka dikenang sesuai dengan apa yang mereka cintai atau perjuangkan,” ujar Anang dalam sebuah kesempatan.

Proses pembuatan bisa memakan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, tergantung pada kerumitan desain. Bahan yang digunakan pun bervariasi, umumnya kayu yang kuat dan tahan lama, kemudian diukir dan dicat dengan detail yang memukau. Warna-warna cerah seringkali dipilih untuk menambah kesan hidup dan meriah pada upacara pemakaman yang juga menjadi perayaan atas kehidupan yang telah dijalani.

Tradisi ini tidak hanya menarik perhatian masyarakat lokal, tetapi juga turis dan para seniman dari berbagai belahan dunia. Keunikan peti mati suku Ga ini telah dipamerkan di berbagai galeri seni internasional, menjadi bukti nyata kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Ghana.

Lebih dari sekadar estetika, peti mati unik ini membawa makna filosofis yang mendalam. Ia mengajarkan bahwa setiap individu memiliki cerita yang layak dikenang dan dirayakan, bahkan setelah kepergian mereka. Melalui seni peti mati ini, warisan dan identitas seseorang terus hidup dalam ingatan kolektif.

Bagikan: Facebook X WhatsApp