Saturday, 12 September 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Benarkah Jagung Mentah Aman Dikonsumsi? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Oleh Muzairi M September 12, 2026 50 minutes lalu 0 komentar

Makan jagung mentah kerap menjadi pertanyaan banyak orang, mengingat umumnya jagung diolah melalui proses memasak sebelum disantap. Namun, apakah biji-bijian berwarna kuning cerah ini aman dikonsumsi tanpa dimasak? Ahli gizi memberikan pandangannya mengenai konsumsi jagung mentah.

Menurut Ahli Gizi dari Universitas Airlangga, Lilik Kurniawan, S.Gz., M.Gz., Ph.D., jagung mentah sebenarnya bisa dikonsumsi. Ia menjelaskan bahwa jagung memiliki kandungan nutrisi yang baik, seperti karbohidrat, serat, vitamin A, vitamin C, magnesium, dan fosfor.

Namun, Lilik menekankan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mengonsumsi jagung mentah. Pertama, pastikan jagung yang dikonsumsi adalah jenis jagung manis yang memang lazim dimakan mentah. Jagung manis memiliki kadar air yang lebih tinggi dan tekstur yang lebih lunak dibandingkan jagung jenis lain, sehingga lebih mudah dicerna.

Kedua, kebersihan jagung sangatlah krusial. Jagung mentah yang tidak dicuci bersih berpotensi mengandung pestisida, bakteri, atau kotoran lain yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan. “Sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi,” ujar Lilik.

Lilik menambahkan, meskipun aman, mengonsumsi jagung mentah dalam jumlah banyak tidak disarankan. Hal ini karena kandungan seratnya yang tinggi dapat memicu gas dan kembung pada sebagian orang, terutama yang belum terbiasa. “Untuk permulaan, bisa dicoba sedikit saja untuk melihat respon tubuh,” sarannya.

Lebih lanjut, Lilik menyarankan bahwa mengolah jagung dengan cara direbus atau dikukus tetap menjadi pilihan terbaik untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi dan mengurangi risiko masalah pencernaan. “Proses memasak juga dapat membantu memecah beberapa senyawa kompleks dalam jagung, sehingga lebih mudah dicerna dan diserap tubuh,” jelasnya.

Jadi, jagung mentah boleh dikonsumsi asalkan memilih jenis yang tepat, menjaga kebersihannya, dan mengonsumsinya dalam batas wajar. Namun, untuk manfaat nutrisi yang optimal dan keamanan pencernaan, mengolahnya terlebih dahulu tetap menjadi rekomendasi utama.

Bagikan: Facebook X WhatsApp