Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Kelilipan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Warga Lampung Alami Pecah Pembuluh Darah Mata

Oleh Muzairi M September 9, 2026 43 minutes lalu 0 komentar

Tanggamus, Lampung – Seorang warga asal Tanggamus, Lampung, terpaksa harus menjalani perawatan intensif setelah mengalami pecah pembuluh darah di bagian matanya. Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh masuknya abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi beberapa waktu lalu.

Peristiwa nahas ini dialami oleh seorang perempuan yang identitasnya tidak disebutkan secara rinci. Ia mengeluhkan rasa perih dan pandangan kabur setelah matanya kemasukan abu vulkanik. Setelah diperiksa lebih lanjut oleh tim medis, ditemukan adanya pecah pembuluh darah pada bola matanya.

Dokter yang menangani pasien tersebut menyatakan bahwa paparan abu vulkanik, terutama yang berukuran sangat halus, dapat mengiritasi permukaan mata secara signifikan. “Partikel abu vulkanik bersifat abrasif dan dapat menyebabkan luka goresan halus pada kornea, yang kemudian bisa memicu peradangan dan dalam kasus yang parah, pecahnya pembuluh darah,” jelas seorang sumber medis yang enggan disebutkan namanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh fenomena alam seperti erupsi gunung berapi. Meskipun Gunung Anak Krakatau relatif kecil dibandingkan gunung berapi lainnya, material vulkaniknya tetap memiliki potensi untuk menimbulkan dampak negatif jika tidak diantisipasi dengan baik.

Pihak berwenang setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah pesisir dan yang berpotensi terdampak hujan abu untuk senantiasa menggunakan pelindung diri, seperti masker dan kacamata, saat beraktivitas di luar ruangan. Tindakan pencegahan sederhana ini dapat sangat membantu mengurangi risiko iritasi dan cedera mata akibat paparan abu vulkanik.

Kasus ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan mata dari material vulkanik. Selain itu, penting pula untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala serupa setelah terpapar abu vulkanik, demi mencegah komplikasi yang lebih serius.

Bagikan: Facebook X WhatsApp