Friday, 24 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Kebiasaan Menyilangkan Kaki Saat Duduk: Ancaman Tersembunyi Bagi Kesehatan

Oleh Muzairi M July 24, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Posisi duduk menyilangkan kaki seringkali dianggap sebagai simbol keanggunan dan relaksasi. Namun, di balik citra yang tampak santai tersebut, tersimpan berbagai risiko kesehatan yang perlu diwaspadai. Kebiasaan ini, meskipun umum dilakukan, dapat memicu masalah serius pada tubuh, tidak hanya sekadar rasa nyeri.

Salah satu dampak negatif yang paling sering dirasakan adalah gangguan pada sirkulasi darah. Ketika kaki disilangkan, terutama dalam waktu lama, aliran darah di area tersebut bisa terhambat. Tekanan yang diberikan pada pembuluh darah vena dapat memperlambat pengembalian darah ke jantung, yang berpotensi menyebabkan varises atau memperburuk kondisi yang sudah ada.

Lebih jauh lagi, posisi duduk menyilangkan kaki dapat mempengaruhi postur tubuh secara keseluruhan. Hal ini karena tubuh cenderung menyesuaikan diri untuk menjaga keseimbangan, yang seringkali berujung pada ketidaksejajaran tulang belakang. Akibatnya, otot-otot di punggung dan leher bisa menjadi tegang, memicu nyeri punggung kronis dan masalah pada tulang belakang.

Profesor Neurologi dari Universitas Johns Hopkins, Dr. Brian Flatley, menjelaskan bahwa duduk menyilangkan kaki dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot dan sendi. “Posisi ini dapat memendekkan otot-otot di satu sisi paha dan meregangkan otot di sisi lain, yang pada akhirnya menyebabkan ketidakseimbangan otot dan potensi masalah pada pinggul serta lutut,” ujar Dr. Flatley. Ia menambahkan bahwa kebiasaan ini juga dapat memicu peradangan pada saraf peroneal, yang terletak di dekat lutut, dan menyebabkan mati rasa atau kesemutan pada kaki.

Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Hypertension pada tahun 2011 menunjukkan adanya korelasi antara duduk menyilangkan kaki dengan peningkatan tekanan darah. Studi yang melibatkan 144 partisipan, dengan usia rata-rata 35 tahun, menemukan bahwa duduk dengan posisi ini selama tiga menit dapat meningkatkan tekanan darah sistolik rata-rata sebesar 7 mmHg. Peningkatan ini lebih signifikan pada individu yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

Oleh karena itu, para ahli kesehatan menyarankan untuk menghindari kebiasaan duduk menyilangkan kaki dalam jangka waktu yang lama. Mengubah posisi duduk secara berkala, berdiri dan bergerak setiap 30 menit, serta memastikan postur duduk yang benar dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif untuk menjaga kesehatan tubuh dan terhindar dari berbagai risiko yang ditimbulkan oleh kebiasaan sederhana ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp