Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
DUNIA

Iran Gempur Basis AS di Timur Tengah, AS Klaim Tidak Ada Korban

Oleh Heni Maulidya July 20, 2026 20 hours lalu 0 komentar

Iran dilaporkan melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di beberapa negara Timur Tengah, termasuk Kuwait dan Bahrain. Serangan ini terjadi sebagai respons terhadap insiden yang melibatkan AS, meskipun detail spesifik mengenai insiden pemicu tersebut tidak dirinci dalam laporan awal.

Militer Amerika Serikat mengonfirmasi adanya serangan tersebut, namun menegaskan bahwa tidak ada personel militer mereka yang menjadi korban jiwa. Pernyataan ini dirilis oleh Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) pada Kamis (18/1/2024) waktu setempat, mengklarifikasi dampak dari serangan yang dilancarkan oleh Iran.

CENTCOM merinci bahwa serangan tersebut menyasar dua pangkalan militer di Irak dan satu di Suriah. Pangkalan-pangkalan ini diketahui digunakan oleh pasukan AS dan koalisi internasional dalam operasi melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Juru bicara CENTCOM, Kolonel Joe Buccino, menyatakan, “Kami mengonfirmasi bahwa pasukan AS di Irak dan Suriah menjadi sasaran serangan rudal dan drone pada 18 Januari.” Ia menambahkan bahwa berdasarkan laporan awal, tidak ada korban jiwa atau cedera di pihak pasukan AS maupun koalisi.

Insiden ini menambah ketegangan yang sudah ada di kawasan Timur Tengah, terutama pasca serangan drone AS di Baghdad yang menewaskan seorang komandan senior Garda Revolusi Iran, Sayyed Razi Mousavi, pada 29 Desember 2023. Iran secara terbuka menyatakan akan membalas serangan tersebut.

Meskipun Iran belum secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan terbaru ini, motif pembalasan atas tewasnya Mousavi sangat kuat diduga menjadi pendorongnya. Serangan terhadap fasilitas militer AS di Irak dan Suriah merupakan eskalasi signifikan dalam konflik proksi yang melibatkan Iran dan AS di kawasan tersebut.

Serangan ini juga terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap stabilitas Timur Tengah, terutama dengan berlanjutnya konflik antara Israel dan Hamas di Gaza serta serangan kelompok Houthi di Laut Merah yang juga mendapat respons dari AS dan sekutunya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait