Saturday, 5 September 2026
BREAKING
DUNIA

Inggris Kecam Komentar Putra PM Israel Soal Sengketa Kepulauan Falkland

Oleh Heni Maulidya September 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pemerintah Inggris melayangkan protes keras terhadap Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menyusul komentarnya mengenai sengketa wilayah antara Inggris dan Argentina atas Kepulauan Falkland. Yair Netanyahu diketahui mengunggah komentar kontroversial tersebut melalui akun media sosialnya.

Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan kekecewaannya atas pernyataan Yair Netanyahu yang dianggap tidak pantas dan mengganggu hubungan diplomatik kedua negara. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris menegaskan bahwa pemerintah Inggris tidak akan mentoleransi campur tangan pihak luar dalam urusan kedaulatan wilayahnya.

Sengketa Kepulauan Falkland, yang oleh Argentina disebut sebagai Islas Malvinas, merupakan isu sensitif yang telah berlangsung lama. Inggris mengklaim kedaulatan penuh atas kepulauan tersebut, sementara Argentina juga memiliki klaim historis yang kuat. Perang Falkland pada tahun 1982 menjadi puncak ketegangan antara kedua negara terkait isu ini.

Dalam unggahannya, Yair Netanyahu menyertakan sebuah citra yang menampilkan bendera Israel di atas peta Kepulauan Falkland, dengan narasi yang menyiratkan dukungan terhadap klaim Argentina. Komentar ini sontak memicu reaksi negatif dari pihak Inggris, yang memandang tindakan tersebut sebagai provokasi dan bentuk ketidakpedulian terhadap sensitivitas geopolitik.

Seorang pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Inggris, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kepada media, “Kami sangat kecewa dengan komentar yang dibuat oleh putra Perdana Menteri Israel. Pernyataan semacam itu tidak hanya tidak akurat secara historis, tetapi juga sangat tidak sensitif dan tidak pantas. Kami telah menyampaikan keberatan kami secara langsung kepada pihak berwenang Israel.”

Pihak Israel sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait komentar yang dilontarkan oleh Yair Netanyahu. Namun, insiden ini dikhawatirkan dapat menimbulkan ketegangan baru dalam hubungan bilateral antara Inggris dan Israel, yang selama ini terjalin cukup baik di berbagai bidang.

Pemerintah Inggris berulang kali menegaskan bahwa status Kepulauan Falkland tidak dapat dinegosiasikan dan kedaulatan Inggris atas wilayah tersebut telah diakui secara internasional. Inggris berkomitmen untuk mempertahankan hak kedaulatannya dan memastikan keamanan serta kesejahteraan penduduk kepulauan tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp