Friday, 4 September 2026
BREAKING
DUNIA

Inggris Tegaskan Dukungan ‘Tak Goyah’ untuk Kepulauan Falkland di Tengah Klaim Argentina

Oleh Rini Widiyarti September 4, 2026 52 minutes lalu 0 komentar

Pemerintah Inggris menegaskan kembali komitmennya yang tidak tergoyahkan untuk mendukung Kepulauan Falkland. Pernyataan ini dilontarkan menyusul klaim terbaru dari Presiden Argentina, Javier Milei, yang menyatakan bahwa ‘angin perubahan’ kini berpihak pada negaranya terkait kepemilikan wilayah seberang laut Inggris tersebut.

Dalam keterangannya, Downing Street (kantor Perdana Menteri Inggris) menekankan bahwa kedaulatan Kepulauan Falkland tetap berada di bawah yurisdiksi Inggris. Pernyataan ini secara eksplisit menolak pandangan yang disampaikan oleh pemimpin Argentina, yang baru-baru ini melakukan kunjungan ke Inggris dan bertemu dengan Perdana Menteri Rishi Sunak pada Senin, 13 Mei 2024. Pertemuan tersebut, meski singkat, menjadi sorotan mengingat adanya perbedaan pandangan mendasar mengenai status Kepulauan Falkland.

Presiden Milei, dalam pidatonya di London, mengungkapkan optimismenya terkait klaim Argentina atas Kepulauan Falkland, yang juga dikenal sebagai Malvinas oleh Argentina. Ia mengutip perubahan lanskap geopolitik global sebagai faktor yang mendukung argumen negaranya. “Angin perubahan hari ini bertiup dari selatan, dan mereka menguntungkan kami,” ujar Milei dalam sebuah forum yang dihadiri oleh para pebisnis di Inggris. Pernyataannya ini mengindikasikan keyakinan bahwa situasi internasional saat ini lebih kondusif bagi Argentina untuk memperjuangkan klaim historisnya.

Namun, Inggris tetap teguh pada pendiriannya. Pemerintah Inggris secara konsisten menyatakan bahwa keputusan mengenai masa depan Kepulauan Falkland harus ditentukan oleh penduduk pulau tersebut. Referendum yang diadakan pada tahun 2013 menunjukkan mayoritas besar penduduk Falkland memilih untuk tetap menjadi wilayah seberang laut Inggris. Sikap ini menjadi dasar kuat bagi Inggris untuk menolak segala bentuk negosiasi mengenai kedaulatan yang tidak melibatkan persetujuan dari rakyat Falkland.

Pertemuan antara Perdana Menteri Sunak dan Presiden Milei di Downing Street pada 13 Mei 2024 menjadi momen penting untuk saling bertukar pandangan, meskipun perbedaan fundamental mengenai Kepulauan Falkland tetap ada. Juru bicara Downing Street menyatakan, “Perdana Menteri menegaskan kembali dukungan Inggris yang tak tergoyahkan untuk Kepulauan Falkland.” Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa meskipun ada upaya dialog, posisi Inggris mengenai kedaulatan pulau tersebut tidak akan bergeser. Dukungan Inggris terhadap hak penentuan nasib sendiri bagi penduduk Falkland menjadi pilar utama dalam kebijakan luar negerinya terkait isu ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp