Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
DUNIA

Bos Kartel Sinaloa “El Mayo” Zambada Divonis Seumur Hidup di Amerika Serikat

Oleh Rini Widiyarti July 21, 2026 13 hours lalu 0 komentar

Ismael “El Mayo” Zambada, salah satu pemimpin kartel narkoba paling terkenal di Meksiko, telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di Amerika Serikat. Vonis ini dijatuhkan pada hari Jumat, menyusul pengakuannya atas peran sentralnya dalam mendirikan dan mengoperasikan Kartel Sinaloa, sebuah organisasi kriminal yang dituding bertanggung jawab atas penyelundupan narkoba dalam jumlah besar ke Amerika Serikat.

Zambada, yang berusia 70-an, diakui sebagai tokoh kunci dalam kartel yang didirikan bersama dengan Joaquin “El Chapo” Guzman. Selama bertahun-tahun, ia diyakini mengendalikan operasi logistik dan distribusi kartel, memastikan aliran kokain, metamfetamin, dan narkoba lainnya terus mengalir ke pasar Amerika.

Dalam sebuah sidang di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York, Zambada secara terbuka mengakui keterlibatannya dalam kejahatan tersebut. Ia mengaku bersalah atas beberapa tuduhan, termasuk konspirasi untuk memproduksi dan mendistribusikan metamfetamin, kokain, dan fentanil, serta konspirasi pencucian uang. Pengakuan ini menjadi puncak dari upaya penegakan hukum Amerika yang telah berlangsung lama untuk menjerat pemimpin kartel tersebut.

Jaksa penuntut Amerika Serikat, Damian Williams, dalam pernyataannya, menggambarkan Zambada sebagai “salah satu gembong narkoba paling produktif dan tangguh yang pernah ada.” Williams menambahkan, “Selama beberapa dekade, El Mayo dan Kartel Sinaloa-nya telah meneror dunia dengan kekerasan dan mendatangkan berjuta-juta pon narkoba mematikan ke negara kita.” Vonis seumur hidup ini menegaskan komitmen Amerika Serikat untuk memberantas kejahatan narkoba lintas negara.

Selain hukuman penjara, Zambada juga diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD 138,8 juta sebagai kompensasi atas keuntungan ilegal yang diperolehnya dari aktivitas kartel. Penangkapan dan penuntutan Zambada merupakan kemenangan signifikan bagi badan penegak hukum Amerika Serikat, termasuk Drug Enforcement Administration (DEA), yang telah bekerja sama dengan otoritas Meksiko untuk membongkar jaringan Kartel Sinaloa.

Peran Zambada dalam Kartel Sinaloa sangat krusial. Ia tidak hanya terlibat dalam distribusi, tetapi juga diyakini memiliki pengaruh besar dalam mengelola operasi produksi dan logistik kartel, termasuk penggunaan pesawat terbang, kapal selam, dan terowongan untuk menyelundupkan narkoba. Keberhasilan penangkapannya diharapkan dapat memberikan pukulan telak bagi kemampuan operasional kartel tersebut di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait