Sunday, 30 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Milvexian Gagal Turunkan Risiko Iskemik Pasca-ACS, Tanpa Peningkatan Risiko Perdarahan

Oleh Rini Widiyarti August 30, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Milvexian, sebuah inhibitor faktor XIa molekul kecil, gagal menunjukkan penurunan risiko kejadian iskemik dibandingkan dengan plasebo pada pasien yang baru saja mengalami sindrom koroner akut (ACS). Namun, studi juga melaporkan bahwa obat ini tidak meningkatkan risiko perdarahan pada kelompok pasien tersebut.

Hasil ini diungkapkan oleh seorang pembicara pada European Society of Cardiology Congress di Munich. Studi LIBREXIA, yang mengevaluasi efektivitas milvexian pada pasien berisiko mengalami kejadian iskemik berulang setelah peristiwa ACS, dihentikan lebih awal karena dianggap tidak memberikan manfaat yang signifikan (futility). Studi ini dipublikasikan secara bersamaan dalam jurnal The New England Journal of Medicine.

Milvexian adalah inhibitor faktor XIa oral yang dikembangkan oleh Bristol Myers Squibb dan Johnson & Johnson. Uji coba ini melibatkan pasien yang baru saja mengalami ACS, sebuah kondisi di mana aliran darah ke jantung terhambat, yang merupakan faktor risiko tinggi untuk kejadian iskemik lebih lanjut, seperti serangan jantung atau stroke.

Dalam presentasinya, pembicara menekankan bahwa meskipun milvexian tidak berhasil mengurangi kejadian iskemik, profil keamanannya menunjukkan tidak ada peningkatan signifikan dalam risiko perdarahan. Hal ini menjadi poin penting mengingat tantangan dalam menyeimbangkan pencegahan kejadian trombosis dengan risiko perdarahan pada pasien kardiovaskular.

Penghentian dini studi LIBREXIA karena futility menandakan bahwa data yang terkumpul tidak cukup kuat untuk mendukung klaim efektivitas milvexian dalam populasi studi ini. Keputusan ini diambil berdasarkan analisis interim yang dilakukan oleh komite pemantau data independen.

Meskipun demikian, temuan mengenai tidak adanya peningkatan risiko perdarahan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan inhibitor faktor XIa di masa depan. Faktor XIa adalah enzim kunci dalam kaskade koagulasi darah, dan menargetkannya merupakan strategi yang menjanjikan untuk mencegah pembentukan bekuan darah tanpa meningkatkan risiko perdarahan secara drastis.

Data dari LIBREXIA akan terus dianalisis lebih lanjut untuk memahami implikasi klinisnya. Keputusan untuk menghentikan studi ini memberikan informasi berharga bagi para peneliti dan klinisi yang bekerja di bidang penyakit kardiovaskular dan pengembangan terapi antikoagulan baru.

Bagikan: Facebook X WhatsApp