Saturday, 29 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Cedera Kepala Mendominasi Profil Keselamatan Penggunaan E-Scooter

Oleh Rini Widiyarti August 29, 2026 43 minutes lalu 0 komentar

Penggunaan e-scooter (skuter listrik) yang kian populer, baik sebagai sarana rekreasi maupun transportasi, ternyata menyisakan catatan kelam terkait keselamatan. Data terbaru menunjukkan bahwa cedera kepala menjadi isu paling signifikan dalam insiden yang melibatkan e-scooter.

Di Amerika Serikat, opsi berbagi tumpangan e-scooter telah merambah 133 kota. Proyeksi pertumbuhan pasar juga mengindikasikan peningkatan penjualan dari 1,44 juta unit pada tahun 2025 menjadi 2,39 juta unit pada tahun 2031, menandakan popularitasnya yang terus menanjak.

Namun, di balik peningkatan penggunaan ini, National Major Trauma Registry untuk Inggris dan Wales mencatat angka yang mengkhawatirkan. Antara tahun 2020 hingga 2022, sekitar 36 dari setiap 100 kasus cedera sedang hingga berat akibat penggunaan e-scooter dilaporkan sebagai cedera otak traumatis (TBI). Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports.

Lebih lanjut, analisis data tersebut mengungkap bahwa risiko cedera otak traumatis pada pengendara e-scooter ternyata lebih tinggi jika dibandingkan dengan pengendara sepeda motor. Rasio risiko (RR) untuk TBI pada pengguna e-scooter tercatat sebesar 3,45, dengan interval kepercayaan 95% (CI) yang signifikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp