Wednesday, 29 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Kualitas Diet Nabati Lebih Pengaruhi Kesehatan Jangka Panjang Dibanding Tingkat Olahan

Oleh Rini Widiyarti July 29, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kualitas makanan nabati yang dikonsumsi lebih berpengaruh signifikan terhadap kesehatan jangka panjang dibandingkan dengan tingkat pemrosesan makanan tersebut. Temuan ini diungkapkan melalui data yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan NUTRITION di National Harbor, Maryland.

Secara spesifik, studi ini menemukan bahwa diet berkualitas tinggi, yang kaya nutrisi, mampu menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular (CVD). Sebaliknya, tingkat pemrosesan makanan tidak menunjukkan adanya pengaruh yang berarti terhadap risiko penyakit tersebut.

Xiaowen Wang, PhD, seorang peneliti di Harvard T.H. Chan School of Public Health, menjelaskan lebih lanjut mengenai temuan ini. “Meskipun banyak makanan ultraproses cenderung memiliki kualitas nutrisi yang buruk dan sebaiknya dibatasi atau dihindari secara umum, pemrosesan itu sendiri tidak secara inheren berbahaya,” ujar Wang. Pernyataannya menekankan bahwa fokus utama seharusnya beralih pada kandungan nutrisi dari makanan nabati, bukan semata-mata pada status olahannya.

Data yang disajikan dalam pertemuan tersebut mengindikasikan bahwa komponen nutrisi dalam makanan nabati memegang peranan krusial dalam pencegahan penyakit. Diet yang kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, yang umumnya ditemukan dalam makanan nabati utuh atau minim olahan, terbukti memberikan manfaat kesehatan yang substansial. Hal ini berbanding terbalik dengan makanan olahan yang seringkali tinggi gula, garam, lemak tidak sehat, dan rendah serat serta mikronutrien penting lainnya, terlepas dari apakah ia termasuk kategori ultraproses atau tidak.

Para peneliti menyarankan agar masyarakat lebih memperhatikan kualitas gizi dari pilihan makanan nabati mereka. Prioritas sebaiknya diberikan pada konsumsi buah-buahan segar, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan polong-polongan. Meskipun makanan olahan tertentu bisa menjadi bagian dari diet sehat jika dipilih dengan cermat, fondasi kesehatan jangka panjang terletak pada pemilihan makanan yang kaya nutrisi dan minim dampak negatif terhadap metabolisme tubuh.

Bagikan: Facebook X WhatsApp