Kolombia Ungguli Ghana dalam Prediksi Bursa Taruhan dan Analisis Opta Jelang Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Heni Maulidya

Kansas City Stadium akan menjadi saksi pertarungan sengit babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Kolombia dan Ghana, Sabtu (5/7) pukul 08.30 WIB. Meskipun kedua tim menunjukkan performa impresif di fase grup, Kolombia diprediksi memiliki keunggulan. Bursa taruhan dunia dan analisis superkomputer Opta menempatkan tim berjuluk La Tricolor ini sebagai favorit.

Kolombia melangkah ke fase gugur dengan rekor tak terkalahkan. Di bawah asuhan Nestor Lorenzo, mereka sukses menaklukkan Uzbekistan dan Republik Demokratik Kongo. Hasil imbang tanpa gol melawan Portugal semakin mempertegas solidnya pertahanan Kolombia di turnamen ini.

Sementara itu, Ghana berhasil lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Black Stars, yang dilatih Carlos Queiroz, meraih kemenangan atas Panama, bermain imbang dengan Inggris, namun menelan kekalahan dari Kroasia. Tim ini bertekad mengulang pencapaian mereka menembus perempat final pada Piala Dunia 2010.

Pelatih Kolombia, Nestor Lorenzo, menegaskan pentingnya tidak meremehkan Ghana. Ia mengakui agresivitas lawan dalam menekan dan menyerang. "Banyak pemain mereka bermain di klub-klub besar Eropa," ujar Lorenzo kepada Reuters. Ia juga mengantisipasi kemungkinan perubahan taktik dari Ghana. "Kami belum tahu apakah mereka akan bertahan lebih dalam atau justru bermain lebih menyerang," tambahnya.

Carlos Queiroz, pelatih Ghana, menilai pertandingan ini akan sangat ditentukan oleh detail kecil. "Tidak ada tim yang sempurna. Mereka punya kekuatan dan kelemahan, begitu juga kami," ungkapnya. Ia menekankan perlunya konsentrasi penuh selama 90 menit. Fokus pada kekuatan sendiri menjadi kunci bagi Ghana.

Analisis dari superkomputer Opta juga menunjukkan Kolombia lebih diunggulkan. Model statistik mereka memberikan peluang lebih besar bagi La Tricolor untuk melaju ke babak 16 besar. Performa konsisten di fase grup, lini pertahanan yang kokoh, serta kualitas individu pemain seperti James Rodriguez, Luis Diaz, dan Jhon Arias menjadi faktor penentu. Opta memprediksi Kolombia memiliki peluang menang 68,9 persen.

Meski demikian, Lorenzo mengingatkan timnya untuk meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir. Peluang yang terbuang di fase grup bisa berakibat fatal dalam pertandingan sistem gugur yang krusial ini.

Mayoritas rumah taruhan internasional pun sejalan dengan prediksi Opta. Kolombia secara luas dianggap sebagai tim yang lebih difavoritkan dalam bentrokan kontra Ghana ini. Pertandingan diprediksi akan berjalan ketat, namun Kolombia memiliki modal psikologis dan statistik yang lebih baik untuk melangkah lebih jauh.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All