Friday, 4 September 2026
BREAKING
POLITIK

Kontroversi Arya Wedakarna: Dari Ucapan Rasisme Hingga Kehadiran di Kontes Waria yang Dikawal TNI

Oleh Danu Ilham September 4, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Senator Arya Wedakarna kembali menjadi sorotan publik setelah kehadirannya di sebuah kontes kecantikan transgender atau waria di Thailand, yang dilaporkan dikawal oleh personel TNI. Insiden ini memicu diskusi luas, mengingat rekam jejak Arya Wedakarna yang kerap diwarnai kontroversi, terutama terkait pernyataan-pernyataan yang dianggap rasis dan diskriminatif.

Kehadiran Arya Wedakarna di acara tersebut, yang kabarnya pada awal Mei 2024, menjadi titik perhatian utama. Keberadaan anggota TNI yang mengawalnya dalam kapasitas pribadi atau resmi, memunculkan pertanyaan mengenai etika dan batasan penggunaan fasilitas negara dalam acara yang bersifat non-resmi dan berpotensi sensitif.

Secara terpisah, Arya Wedakarna memang dikenal memiliki riwayat pernyataan kontroversial. Pada September 2023, misalnya, ia pernah membuat pernyataan yang dinilai mendiskriminasi umat Muslimah dengan mempertanyakan kewajiban penggunaan jilbab. Pernyataan tersebut menuai kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali yang mendesaknya untuk meminta maaf.

Tidak hanya itu, pada kesempatan lain, Arya Wedakarna juga pernah mengeluarkan ucapan yang dianggap rasis terhadap suku tertentu, yang semakin mempertegas citranya sebagai figur publik yang kerap melontarkan ujaran kontroversial. Sikap dan pernyataannya ini seringkali menimbulkan kegaduhan dan perdebatan publik, serta mengundang kritik tajam dari organisasi masyarakat sipil hingga lembaga negara.

Meskipun begitu, Arya Wedakarna tetap aktif dalam kegiatan kenegaraan sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Ia terpilih mewakili Provinsi Bali dan kerap menyuarakan pandangannya dalam berbagai isu nasional. Namun, kontroversi yang menyertainya, seperti insiden di Thailand ini, terus menjadi catatan penting dalam perjalanan karier politiknya, menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi dan dampak pernyataan serta tindakannya terhadap kerukunan sosial.

Bagikan: Facebook X WhatsApp