Thursday, 3 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Hemodiafiltrasi Unggul dalam Menekan Angka Kematian Dibanding Hemodialisis High-Flux

Oleh Rini Widiyarti September 3, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of the American Society of Nephrology mengungkap temuan signifikan mengenai efektivitas hemodiafiltrasi (HDF) dibandingkan dengan hemodialisis (HD) high-flux. Pasien yang menjalani HDF menunjukkan risiko kematian akibat segala sebab yang lebih rendah dibandingkan dengan pasien yang menjalani HD high-flux.

Giovanni F. M. Strippoli, MD, PhD, seorang profesor nefrologi dari University of Bari, Italia, bersama tim penelitinya, menyatakan bahwa bukti yang ada sebelumnya mengenai perbandingan tingkat kelangsungan hidup antara HDF volume pasca-dilusi tinggi dengan HD high-flux masih kurang memadai. Selain itu, studi-studi terdahulu juga dinilai memiliki keterbatasan dalam hal kelayakan penerapannya di praktik klinis.

Dalam penelitian ini, para peneliti menerapkan pendekatan inverse probability weighting. Metode ini digunakan untuk menganalisis data pasien, memungkinkan perbandingan yang lebih akurat antara kedua metode terapi pengganti ginjal tersebut. Meskipun detail spesifik mengenai metodologi dan hasil kuantitatif dari analisis inverse probability weighting tidak dirinci lebih lanjut dalam kutipan sumber, kesimpulan utamanya adalah HDF memberikan manfaat yang lebih besar dalam mengurangi risiko kematian pasien.

Temuan ini berpotensi mengubah panduan klinis dan praktik perawatan bagi pasien penyakit ginjal kronis yang membutuhkan terapi pengganti ginjal. Dengan adanya bukti yang lebih kuat ini, HDF dapat dipertimbangkan sebagai pilihan terapi yang lebih superior untuk meningkatkan harapan hidup pasien.

Bagikan: Facebook X WhatsApp