Thursday, 3 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Terapi CPAP Lebih Efektif Turunkan Tekanan Darah pada Pasien OSA dengan Insomnia

Oleh Rini Widiyarti September 3, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Terapi Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) menunjukkan efektivitas yang lebih signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada pasien dewasa yang memiliki Obstructive Sleep Apnea (OSA) disertai insomnia, dibandingkan dengan mereka yang hanya menderita OSA. Penurunan tekanan darah yang lebih besar teramati pada pengukuran 24 jam, siang hari, dan malam hari setelah empat minggu penggunaan CPAP.

Temuan ini, yang dipublikasikan dalam jurnal CHEST, mengindikasikan bahwa kehadiran insomnia sebagai kondisi komorbid pada pasien OSA dapat menjadi penanda adanya respons hemodinamik yang lebih baik terhadap terapi CPAP. Para peneliti menyarankan bahwa hal ini membuka peluang untuk strategi penanganan tekanan darah yang lebih personal bagi pasien OSA.

Studi yang dipimpin oleh Shuang Li, MD, dari Capital Medical University, China, dan timnya, mengamati sebuah kohort prospektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang mengalami kedua kondisi, yakni OSA dan insomnia, mencatat penurunan tekanan darah sistolik yang lebih substansial. Ini berlaku untuk pengukuran tekanan darah sepanjang hari (24 jam), selama periode terjaga (siang hari), maupun saat tidur (malam hari).

“Temuan ini menggarisbawahi potensi untuk strategi manajemen yang lebih personal untuk penanganan [tekanan darah] pada pasien dengan OSA, di mana kehadiran insomnia komorbid dapat menandakan subkelompok dengan respons hemodinamik yang berbeda dan menguntungkan terhadap terapi CPAP,” tulis Li dan rekan-rekannya dalam publikasi tersebut. Implikasi dari studi ini penting bagi pendekatan klinis dalam mengelola tekanan darah pada pasien dengan gangguan tidur yang kompleks.

Bagikan: Facebook X WhatsApp