Seorang wanita berusia 34 tahun dilaporkan mengalami keluhan nyeri hebat di belakang bola mata kiri yang dirasakannya selama dua minggu terakhir. Keluhan ini disertai dengan mata merah dan sensitif terhadap cahaya. Nyeri yang dirasakan bersifat konstan, semakin parah saat menggerakkan bola mata, namun pada awalnya tidak disertai perubahan penglihatan.
Setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis mata, ditemukan adanya injeksi sklera. Pasien kemudian diresepkan naproxen 500 mg diminum dua kali sehari. Pengobatan tersebut memberikan perbaikan parsial terhadap rasa nyeri. Namun, beberapa hari kemudian, penglihatan mata kirinya justru semakin kabur dan keruh. Kondisi ini mendorong pasien untuk kembali memeriksakan diri secara mendesak, sekitar dua minggu setelah gejala awal muncul.
Pasien tidak melaporkan adanya cairan keluar yang signifikan dari mata atau penglihatan ganda. Kondisi ini menunjukkan adanya perkembangan penyakit yang memerlukan perhatian medis segera.
