Wednesday, 2 September 2026
BREAKING
BADMINTON

Usai International Challenge, Pontianak Naik Level Lewat Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026

Oleh Wibowo September 2, 2026 1 hour lalu 0 komentar

{
“title”: “Pontianak Gelar BWF World Tour Super 100: Polytron Indonesia Masters 2026”,
“content”: “

Pontianak, 31 Agustus 2026 – Tak lama setelah sukses menggelar Polytron Pontianak International Challenge 2026, Kota Pontianak kembali bersiap untuk menjadi tuan rumah kompetisi bulutangkis internasional dengan level yang lebih tinggi. Mulai 1 hingga 6 September 2026, kota ini akan menyelenggarakan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, sebuah turnamen yang masuk dalam kalender BWF World Tour dengan kategori Super 100.

Turnamen ini menandai peningkatan signifikan dari International Challenge yang telah diselenggarakan sebelumnya. Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 tidak hanya menawarkan perebutan gelar juara dan hadiah, tetapi juga poin ranking BWF yang krusial bagi para atlet untuk mendongkrak posisi mereka di peringkat dunia. Turnamen yang dipusatkan di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, ini menyediakan total hadiah sebesar US$120.000, menjanjikan persaingan sengit sejak babak awal hingga partai puncak.

Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Pengprov PBSI Kalimantan Barat, dan Polytron sebagai sponsor utama. Sinergi ini bertujuan untuk menghadirkan kompetisi bulutangkis internasional di daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan aksi para pebulutangkis terbaik secara langsung.

Ketua Panitia Pelaksana, Yuni Kartika, menyatakan bahwa peningkatan level turnamen ini menjadi tantangan sekaligus kebanggaan bagi Pontianak. “Ini menjadi tantangan bagi kami sebagai penyelenggara, tetapi sekaligus kebanggaan karena masyarakat Pontianak dapat kembali menyaksikan pertandingan dengan persaingan yang lebih ketat,” ujar Yuni. Ia menambahkan, antusiasme masyarakat pada International Challenge sangat luar biasa dan berharap atmosfer serupa, bahkan lebih meriah, dapat tercipta di Indonesia Masters. Dengan harga tiket yang tetap terjangkau, penyelenggara berupaya menarik lebih banyak pecinta bulutangkis untuk hadir.

Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso, S.H., menyambut positif penyelenggaraan dua turnamen internasional secara berurutan. Menurutnya, ini adalah momentum penting bagi perkembangan bulutangkis di Kalimantan Barat, menunjukkan potensi dan kapasitas Pontianak sebagai tuan rumah event bulutangkis internasional. Ia berharap kehadiran atlet nasional dan internasional dapat memotivasi pembinaan atlet muda lokal.

Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 akan diikuti oleh 356 atlet dari 17 negara, termasuk Tiongkok, Hong Kong, Prancis, India, Jepang, Korea, Malaysia, Portugal, Singapura, Thailand, Chinese Taipei, Amerika Serikat, Jerman, Vietnam, Kanada, dan Finlandia. Indonesia menjadi tuan rumah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 107 atlet, diikuti oleh Chinese Taipei (79 atlet), India (34 atlet), Tiongkok (29 atlet), dan Thailand (22 atlet).

Sejumlah pemain top Indonesia dipastikan akan tampil, di antaranya Anthony Sinisuka Ginting di tunggal putra, serta Thalita Ramadhani Wiryawan dan Mutiara Ayu Puspitasari di tunggal putri. Sektor ganda putra akan diramaikan oleh pasangan seperti Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, sementara ganda putri akan diwakili oleh Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo. Pasangan ganda campuran unggulan seperti Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti dan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu juga akan turut serta.

Indonesia baru saja meraih predikat juara umum pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 dengan tiga gelar, yang diraih oleh Richie Duta Richardo (tunggal putra), Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu (ganda campuran), dan Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo (ganda putra). Hasil positif ini diharapkan menjadi modal kepercayaan diri bagi para pemain Indonesia menghadapi persaingan di turnamen yang lebih tinggi ini.

Persaingan di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 diprediksi akan semakin ketat dengan kehadiran pemain-pemain kuat dari negara lain. Di tunggal putra, Prannoy H. S. dari India dan Wang Po Wei dari Chinese Taipei menjadi ancaman. Tunggal putri akan diramaikan oleh tiga wakil India diunggulkan teratas: Ashmita Chaliha, Rakshitha Sree Santosh Ramraj, dan Anmol Kharb. Sektor ganda juga akan menghadirkan persaingan menarik dari pasangan Hong Kong, Chinese Taipei, dan Thailand.

Keunggulan lain dari turnamen ini adalah harga tiket yang tetap terjangkau, yakni Rp20.000, sama dengan tiket International Challenge. Setiap pembelian tiket juga mendapatkan voucher makan dan minum senilai Rp10.000. Tiket dapat dibeli secara online melalui tiket.com dan di Ticket Box GOR Terpadu Ahmad Yani. “Bagi Polytron, mendukung turnamen ini bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah ajang olahraga, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami untuk membawa atmosfer dan pertandingan bulutangkis internasional lebih dekat kepada masyarakat,” jelas Kenny Meigar, Public Relation Manager Polytron.

Bagi yang tidak dapat hadir langsung, keseruan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dapat disaksikan melalui siaran langsung di iNews TV. Pertandingan semifinal akan tayang pada Sabtu, 5 September, dan partai final pada Minggu, 6 September, mulai pukul 13.00 WIB.


}

Bagikan: Facebook X WhatsApp