Monday, 31 August 2026
BREAKING
BADMINTON

Dejan/Apri Raih Gelar Juara POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 Lewat Laga Dramatis

Oleh Wibowo August 31, 2026 54 minutes lalu 0 komentar

Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu, berhasil menjuarai turnamen POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 setelah melalui pertandingan final yang menegangkan di Pontianak, Minggu (30 Agustus 2026). Mereka mengalahkan wakil Chinese Taipei, Sheng-Ming Lin/Liang Ching Sun, dengan skor akhir 19-21, 27-25, dan 21-19.

Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Dejan Ferdinansyah. Ia mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas gelar juara yang diraih. “Alhamdulillah, sangat senang dan bersyukur bisa ambil gelar juara di sini. Karena ini bisa jadi modal untuk kami memulai, untuk modal untuk bisa membangun kepercayaan, membangun keyakinan satu sama lain,” ujar Dejan usai pertandingan.

Bagi Dejan, gelar juara ini lebih penting dari sekadar level turnamennya. Ia menekankan arti dari proses yang sedang dijalani bersama pasangannya. “Gelar juara yang penting karena bukan tentang levelnya tapi tentang prosesnya. Kami sedang berproses ke level yang lebih tinggi, semoga ini menjadi pijakan pertamanya,” tambahnya.

Menyikapi pertandingan final yang ketat, Dejan mengakui kehebatan lawannya. “Lawan bermain sangat bagus, mereka kuat dan powernya kencang. Pemain putranya pintar mengarahkan bola jadi kami posisinya banyak tidak enak. Alhamdulillah di saat-saat akhir kami bisa mendapatkan formula yang tepat untuk melawannya,” jelas Dejan.

Apriyani Rahayu turut menyampaikan apresiasinya kepada Dejan, tim pelatih, dan rekan-rekan ganda campuran lainnya. Ia merasa gelar ini penting sebagai modal bagi sektor ganda campuran untuk bangkit. “Terima kasih untuk Dejan dan tim pelatih kami, juga teman-teman ganda campuran yang sudha membantu kami dan saya khususnya yang baru pindah ke ganda campuran. Sekiranya ini menjadi modal kami semua di sektor ganda campuran untuk bangkit lagi, untuk berjuang ekstra keras ke depan,” tuturnya.

Apriyani menggambarkan betapa tingginya tensi pertandingan final tersebut. “Sangat tidak mudah pertandingan hari ini, tensinya sangat tinggi dan kami terus tertekan tapi kami terus coba untuk menaikkan hawa pertandingannya. Walau dengan keadaan gugup dan tegang tapi bagaimana kami harus bisa mengatasinya,” ungkapnya.

Dukungan penuh dari penonton di Pontianak juga menjadi faktor penting bagi Apriyani dan Dejan. “Terima kasih untuk warga Pontianak yang sudah hadir, gemuruh dan atmosfernya luar biasa tadi. Dukungan itu menambah energi kami untuk terus berjuang,” tutup Apriyani.

Bagikan: Facebook X WhatsApp