Presenter kenamaan Ruben Onsu akhirnya mengambil langkah hukum tegas terkait permasalahan keluarga yang dihadapinya.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben resmi mendaftarkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk memastikan hak-haknya sebagai ayah tetap terjaga dengan baik.
Gugatan tersebut secara resmi didaftarkan pada 30 Juni 2026 lalu.
Keputusan ini diambil setelah Ruben merasa komunikasinya dengan Sarwendah terkait anak-anak terus mengalami kendala.
Minola menjelaskan bahwa kliennya sudah tidak memiliki pilihan lain selain menempuh jalur pengadilan.
Ruben berharap melalui penetapan pengadilan, ia bisa mendapatkan akses pengasuhan anak yang lebih jelas.
Setidaknya, ia menginginkan waktu bersama buah hatinya selama dua hingga tiga hari dalam satu minggu.
Kebutuhan untuk bertemu dan mengasuh anak menjadi prioritas utama bagi Ruben saat ini.
Menurut pihak kuasa hukum, selama ini Ruben merasa kesulitan untuk terlibat dalam kehidupan anak-anaknya.
Meski isu mengenai rumah tangga mereka ramai di ruang publik, hal tersebut tidak mempermudah akses pertemuan.
Ruben merasa tidak dilibatkan secara maksimal dalam berbagai hal penting yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak.
Kondisi inilah yang kemudian memicu Ruben untuk memberikan instruksi langsung kepada pengacaranya agar segera mendaftarkan gugatan.
Minola mengungkapkan bahwa ia ditelepon langsung oleh Ruben pada pagi hari tanggal 30 Juni 2026.
Dalam komunikasi tersebut, Ruben memberikan lampu hijau agar gugatan hak asuh anak segera diproses secara hukum.
Saat ini, gugatan tersebut telah tercatat di kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor register 756.
Pihak pengadilan pun telah menjadwalkan agenda sidang perdana bagi kedua belah pihak.
Sidang tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2026 mendatang.
Publik kini menantikan bagaimana kelanjutan proses hukum ini di meja hijau nantinya.
Fokus utama Ruben tetap pada kepentingan terbaik anak-anak di tengah kisruh rumah tangga yang sedang terjadi.
Semua pihak diharapkan dapat menghormati proses hukum yang kini sedang berjalan di pengadilan.
Langkah ini menjadi bukti keseriusan Ruben dalam memperjuangkan haknya sebagai orang tua.
Perkembangan mengenai jadwal sidang selanjutnya akan terus dipantau seiring berjalannya waktu.











