Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan sinyal positif terkait penerapan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia. Kebijakan ini, yang disampaikan pada momen perayaan kemerdekaan, diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan.
Menurut Bima Arya, fleksibilitas kerja ini bukan sekadar memberikan kelonggaran bagi para ASN, melainkan sebuah strategi untuk memastikan bahwa pegawai negeri dapat terlibat lebih leluasa dalam agenda-agenda kenegaraan dan kemasyarakatan. “Kita memberikan fleksibilitas, agar ASN bisa ikut serta dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, maupun juga oleh masyarakat,” ujar Bima Arya pada Rabu, 18 Agustus.
Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan momen peringatan hari besar nasional sebagai ajang kebersamaan yang melibatkan seluruh elemen bangsa. Dengan adanya kelonggaran dalam jam kerja atau pengaturan tugas, para ASN diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk berpartisipasi dalam upacara, festival, lomba, atau kegiatan lain yang bertujuan mempererat rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air.
Bima Arya menambahkan bahwa fleksibilitas tersebut juga dapat diartikan sebagai bentuk apresiasi dan dorongan bagi ASN untuk turut berkontribusi dalam membangun semangat kebangsaan. Ia menekankan bahwa partisipasi ASN tidak hanya sebatas tugas kedinasan, tetapi juga sebagai warga negara yang memiliki hak dan kewajiban untuk ikut serta dalam perayaan kemerdekaan.
Lebih lanjut, politisi PAN ini berharap kebijakan tersebut dapat diadopsi dan diimplementasikan secara baik di seluruh tingkatan pemerintahan. Dengan demikian, semangat kemerdekaan yang digaungkan melalui berbagai kegiatan dapat tersampaikan secara merata dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, berkat partisipasi aktif dari para ASN yang menjadi garda terdepan pelayanan publik.
