Monday, 17 August 2026
BREAKING
DUNIA

Trump Akui Punya Jalur Komunikasi Rahasia dengan Iran, Ancaman ke Oman Terungkap

Oleh Rini Widiyarti August 17, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan adanya jalur komunikasi tidak langsung dengan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), sebuah klaim yang sebelumnya dibantah oleh pihak Iran. Pengakuan ini muncul di tengah pernyataan Trump yang juga mengancam akan membombardir Oman jika negara tersebut menghalangi upaya AS terkait isu Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki “jalur belakang” langsung dengan IRGC. Ia menambahkan, “Saya pikir kita punya jalur komunikasi. Kami punya jalur komunikasi.” Pernyataan ini kontras dengan penolakan Iran yang berulang kali menegaskan tidak memiliki kontak langsung dengan IRGC, pasukan elit yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh AS.

Lebih lanjut, Trump juga melontarkan ancaman tegas terhadap Kesultanan Oman. Ia menyatakan, “Jika mereka (Oman) menghalangi kita, kita akan membombardir mereka.” Ancaman ini disampaikan Trump dalam konteks perannya sebagai pemimpin dalam menghadapi isu-isu keamanan regional yang melibatkan Iran.

Meskipun Trump tidak merinci alasan spesifik di balik ancaman tersebut, pernyataannya mengindikasikan ketegangan diplomatik dan potensi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. Pengakuan adanya jalur komunikasi rahasia, jika benar, bisa menjadi langkah penting dalam upaya de-eskalasi atau justru menambah kompleksitas hubungan AS-Iran.

Hubungan antara Amerika Serikat dan Iran telah memburuk secara signifikan sejak Trump menarik diri dari perjanjian nuklir Iran pada tahun 2018 dan memberlakukan kembali sanksi ekonomi yang berat. Ketegangan semakin meningkat setelah serangan drone yang menewaskan Jenderal Qasem Soleimani dari IRGC pada Januari 2020.

Pernyataan Trump ini menambah daftar panjang retorika kerasnya terhadap Iran dan negara-negara yang dianggapnya berpihak atau menghalangi kepentingan AS di kawasan tersebut. Respons dari Iran dan Oman terhadap klaim dan ancaman Trump ini masih dinantikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp