Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Terapi Baru Buka Peluang Endokrinologis Pimpin Penanganan Thyroid Eye Disease

Oleh Rini Widiyarti September 9, 2026 45 minutes lalu 0 komentar

Munculnya terapi-terapi inovatif untuk Thyroid Eye Disease (TED) memberikan momentum bagi para endokrinologis untuk memimpin penanganan kondisi ini. Perubahan paradigma ini diungkapkan dalam sebuah artikel yang diterbitkan di jurnal AACE Endocrinology and Diabetes.

Selama bertahun-tahun, TED menjadi tantangan tersendiri dalam dunia medis. Keterbatasan pilihan terapi, yang sebagian besar hanya mengandalkan steroid, membuat penanganan kondisi ini sangat sulit. Namun, persetujuan FDA terhadap teprotumumab-trbw (nama dagang Tepezza dari Amgen) pada tahun 2020, serta veligrotug-vvze (nama dagang Lumvoa dari Viridian Therapeutics) yang dijadwalkan pada tahun 2026, menandai era baru dalam pengobatan TED.

Thanh D. Hoang, DO, MACP, FACE, seorang profesor kedokteran di Uniformed Services University of the Health Sciences, menyoroti signifikansi perkembangan ini. Ia menyatakan, “Selama beberapa dekade lalu, Thyroid Eye Disease merupakan kondisi yang sulit untuk diobati karena kurangnya pilihan terapi di luar steroid.” Namun, dengan hadirnya terapi baru ini, prospek penanganan TED menjadi jauh lebih cerah.

Peran endokrinologis menjadi krusial dalam mengintegrasikan terapi-terapi mutakhir ini ke dalam alur perawatan pasien. Kemampuan mereka dalam memahami fisiologi tiroid dan dampaknya terhadap berbagai sistem tubuh, termasuk mata, menjadikan mereka kandidat utama untuk memimpin tim multidisiplin dalam penanganan TED. Pendekatan yang terintegrasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp