JAKARTA – Selebritas papan atas Indonesia, Raffi Ahmad, kembali menunaikan ibadah haji pada tahun 2026. Pengalaman spiritual kali ini terasa lebih mendalam baginya, terutama saat momen wukuf di Padang Arafah. Raffi membagikan kesaksian emosionalnya melalui Instagram pada Rabu, 27 Mei 2026.
Sosok yang akrab disapa Sultan Andara ini merasakan getaran luar biasa saat berada di Tanah Suci. Momen mencium Hajar Aswad di Ka’bah menjadi salah satu pengalaman yang tak terlupakan. Namun, puncak refleksi diri terjadi saat menyaksikan matahari terbenam di Padang Arafah.
Di hamparan luas Arafah, Raffi Ahmad merenungi seluruh perjalanan hidupnya. Ia teringat akan segala pasang surut, amal ibadah, serta khilaf dan dosa yang pernah diperbuat. Suasana tersebut membuatnya terenyuh hingga menitikkan air mata.
Melalui unggahan di akun Instagramnya yang terverifikasi, Raffi terlihat khusyuk melantunkan doa di tengah Padang Arafah. Ia menuliskan perasaannya bahwa segala kesombongan, luka, dan penyesalan seketika luruh di hadapan Sang Pencipta.
Bagi Raffi, tidak ada yang lebih indah selain menangis dalam doa memohon ampunan kepada Allah SWT. Ia secara khusus memohon ampunan untuk dirinya, kedua orang tuanya, serta orang-orang terkasih.
Selain memohon ampunan, Raffi juga memanjatkan doa agar diberikan umur panjang yang penuh kebaikan. Ia berharap senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dalam setiap langkah, serta rezeki yang luas dan bermanfaat.
Sebagai Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi juga berdoa agar hatinya tidak pernah dijauhkan dari Tuhan. Ia memohon rahmat dan berkah untuk sisa umurnya di dunia.
Perjalanan haji Raffi Ahmad tahun ini memiliki nuansa berbeda. Ia berangkat seorang diri pada Rabu, 20 Mei 2026, tanpa didampingi istri maupun keluarga. Keberangkatan mandiri ini dilakukannya untuk mengemban tugas tertentu.
Meskipun berangkat sendiri, momen Idul Adha kali ini menjadi sangat personal baginya. Ia tetap fokus menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh dedikasi.
Raffi menyatakan bahwa ia mempersiapkan batinnya dengan doa agar diizinkan pulang dengan hati yang bersih. Ia berharap tidak ada khilaf yang tersisa tanpa ampunan dari Allah SWT setelah menyelesaikan ibadah haji.
Kesadaran bahwa Tuhan Maha Pemaaf mendorong Raffi untuk bersujud dan meminta maaf dengan tulus di hadapan Sang Khalik. Ia berharap ibadah hajinya kali ini dapat membawanya menjadi pribadi yang lebih baik.
Harapan terbesarnya adalah pulang ke tanah air dengan menyandang status haji mabrur. Setiap langkah, tangisan, dan sujud yang dilakukannya adalah jalan untuk perbaikan diri.
Meskipun dikenal sebagai presenter, penyanyi, dan pengusaha sukses, di hadapan Allah saat wukuf, Raffi merasa hanya seorang hamba biasa yang penuh kekurangan. Momen ini menjadi pengingat bagi publik tentang pentingnya keseimbangan duniawi dan spiritual.
Kesaksian Raffi Ahmad di Arafah 2026 ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam karier dan perannya sebagai pejabat publik. Perjalanannya di Tanah Suci tahun ini meninggalkan kesan mendalam.
