Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyambut kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan bilateral ini menandai penguatan hubungan diplomatik antara kedua negara tetangga di Asia Tenggara.
Kedatangan Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka pada hari ini, Rabu (10/7/2024), disambut hangat oleh Presiden Prabowo. Momen penting ini diabadikan melalui sejumlah foto yang menampilkan jabat tangan dan percakapan antara kedua pemimpin negara.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasinya atas kunjungan PM Anutin Charnvirakul. “Senang sekali bisa menerima kunjungan Perdana Menteri Thailand di Istana Merdeka,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan singkatnya. Ia menambahkan bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan berharga untuk membahas berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama Indonesia dan Thailand.
Perdana Menteri Anutin Charnvirakul sendiri menyatakan kegembiraannya atas sambutan yang diberikan. Ia berharap kunjungan ini dapat membawa dampak positif bagi hubungan bilateral kedua negara, terutama dalam bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama regional. “Kami berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Presiden Prabowo dan pemerintah Indonesia. Kami optimis bahwa kunjungan ini akan mempererat kemitraan antara Thailand dan Indonesia,” kata PM Anutin.
Diskusi yang berlangsung meliputi potensi peningkatan kerja sama di berbagai sektor, termasuk keamanan, energi, dan pariwisata. Kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi terkini di kawasan ASEAN dan tantangan global yang dihadapi. Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi antarnegara ASEAN untuk menjaga stabilitas dan kemakmuran regional.
Kunjungan kenegaraan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkokoh fondasi kerja sama antara Indonesia dan Thailand, serta membuka peluang baru untuk kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang. Pertemuan di Istana Merdeka ini menjadi bukti nyata komitmen kedua negara untuk terus membangun hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan.
