Tim Nasional Sepak Bola Indonesia mengawali kiprahnya di Grup A Piala AFF 2026 dengan hasil yang mengecewakan. Bertanding di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Senin (3/8) malam WIB, skuad Garuda takluk tiga gol tanpa balas dari Vietnam.
Performa anak asuh pelatih Alfred Riedl ini dinilai jauh dari harapan. Sejak menit awal, para pemain Indonesia tampak kesulitan mengembangkan permainan dan kerap kehilangan bola. Serangan balik Vietnam yang efektif berkali-kali membahayakan gawang yang dijaga oleh Kurnia Meiga.
Gol pertama Vietnam tercipta di menit ke-25 melalui sundulan pemain depannya setelah memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Indonesia mencoba bangkit, namun koordinasi lini tengah dan pertahanan yang buruk membuat mereka sulit menciptakan peluang berarti. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Vietnam.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Vietnam semakin meningkat. Pada menit ke-58, gelandang Vietnam berhasil menggandakan keunggulan timnya lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi Kurnia Meiga. Tertinggal dua gol, pelatih Alfred Riedl melakukan beberapa pergantian pemain untuk menyegarkan lini serang, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Petaka bagi Indonesia datang di menit ke-82. Kesalahan komunikasi antara bek dan kiper berujung pada gol ketiga Vietnam yang dicetak oleh striker mereka melalui skema serangan balik cepat. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-3 tidak berubah. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia di awal turnamen Piala AFF 2026.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, pelatih Alfred Riedl menyatakan kekecewaannya atas hasil tersebut. “Kami bermain di bawah performa kami hari ini. Ada banyak kesalahan mendasar yang perlu segera kami perbaiki,” ujar Riedl. Ia menambahkan bahwa tim akan segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi laga selanjutnya.
