Friday, 14 August 2026
BREAKING
DUNIA

Serangan Bab Al Mandab Lukai dan Hilangkan WNI, Kemlu RI Desak Tindakan Tegas

Oleh Heni Maulidya August 14, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) dengan tegas mengecam insiden serangan yang terjadi di Bab Al Mandab. Peristiwa memilukan ini telah mengakibatkan dua warga negara Indonesia (WNI) mengalami luka-luka dan satu WNI lainnya dilaporkan hilang. Kemlu RI menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian ini dan menyerukan agar tindakan tegas segera diambil untuk mencegah terulangnya kembali insiden serupa.

Juru Bicara Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, mengonfirmasi adanya korban dari kalangan WNI akibat serangan tersebut. “Dua orang WNI terluka dan satu orang WNI hilang,” ujar Iqbal dalam keterangannya pada Senin (18/3/2024). Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keselamatan seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak.

Lebih lanjut, Iqbal menjelaskan bahwa Kemlu RI telah melayangkan protes resmi kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. “Kita sudah sampaikan protes kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk penolakan keras Indonesia terhadap segala bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan pelayaran internasional dan warga sipil.

Serangan di Bab Al Mandab ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka di kalangan WNI, tetapi juga berpotensi mengganggu jalur pelayaran vital yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Kawasan ini merupakan salah satu koridor maritim terpenting di dunia, dan setiap gangguan di sana dapat berdampak luas terhadap perdagangan global.

Kemlu RI menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Bab Al Mandab. Indonesia mendesak agar semua pihak menahan diri dan mencari solusi damai untuk menyelesaikan setiap perselisihan. Upaya pemulangan dan penanganan WNI yang menjadi korban juga menjadi prioritas utama bagi pemerintah Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan situasi dan langkah-langkah penanganan akan terus disampaikan seiring dengan pembaruan dari lapangan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp