Saturday, 5 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Sensor Ganda Glukosa-Keton Hadir, Mempermudah Pasien Diabetes Tipe 1 Pantau Ketone

Oleh Rini Widiyarti September 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Alat pemantau ketone kini semakin mudah diakses oleh pasien diabetes tipe 1. Ketersediaan sensor ganda glukosa dan ketone yang baru saja disetujui oleh FDA diharapkan dapat mempermudah pasien dalam mengukur kadar ketone mereka. Hal ini menjadi krusial dalam manajemen diabetes tipe 1.

Sebelumnya, Healio melaporkan bahwa FDA telah memberikan persetujuan untuk sensor ganda glukosa dan ketone pertama, yaitu Libre Duo 10 Day system dari Abbott Diabetes. Alat ini diperuntukkan bagi anak-anak dan orang dewasa berusia 2 tahun ke atas yang menderita diabetes. Persetujuan tersebut dikeluarkan pada bulan Agustus lalu.

Christie Beatson, MS, RD, CDCES, seorang instruktur senior di Barbara Davis Center, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pemantauan ketone dalam manajemen diabetes tipe 1. Saat memberikan presentasi di pertemuan tahunan Association of Diabetes Care & Education Specialists, Beatson menekankan bahwa pemantauan ketone merupakan bagian esensial dari pengelolaan kondisi ini. Ia menambahkan bahwa ketersediaan sensor ganda ini akan memberikan pasien alat yang lebih praktis untuk mengukur kadar ketone mereka.

Beatson juga menyoroti pentingnya memiliki rencana aksi yang jelas terkait hasil pemantauan ketone. Menurutnya, pasien perlu memahami apa yang harus dilakukan ketika kadar ketone mereka meningkat. “Jika Anda memiliki ketone, Anda memerlukan rencana aksi,” ujar Beatson. Ia menjelaskan bahwa rencana aksi ini haruslah spesifik dan mencakup langkah-langkah yang harus diambil, termasuk kapan harus menghubungi penyedia layanan kesehatan.

Lebih lanjut, Beatson menekankan perlunya edukasi yang komprehensif bagi pasien dan keluarga mereka mengenai pentingnya pemantauan ketone. Ia mengungkapkan bahwa edukasi yang memadai akan membantu pasien memahami implikasi dari kadar ketone yang tinggi dan bagaimana cara meresponsnya dengan tepat. Dengan demikian, pasien dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan mereka dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

Bagikan: Facebook X WhatsApp