Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kembali komitmen negaranya untuk terus memberikan dukungan kepada Iran, terutama dalam menghadapi ketegangan yang meningkat dengan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan di tengah kunjungan kenegaraan Presiden Iran Ebrahim Raisi ke Moskow pada Kamis (07/12/2023).
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Putin secara tegas menyampaikan kesiapan Rusia untuk membantu Iran. Ia mengatakan, “Kami melihat Iran sebagai kekuatan regional yang stabil dan kami siap membantu di tengah perang melawan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.” Pernyataan ini disambut baik oleh Presiden Raisi, yang menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan berkelanjutan dari Moskow.
Presiden Raisi menyatakan, “Kami sangat menghargai sikap tegas Presiden Putin dan Rusia dalam mendukung Iran. Ini adalah bukti persahabatan yang kuat antara kedua negara.” Ia menambahkan bahwa kerjasama antara Iran dan Rusia semakin menguat, terutama dalam menghadapi tekanan internasional yang semakin intens.
Pertemuan antara kedua pemimpin ini menjadi sorotan utama, mengingat hubungan strategis yang terus terjalin antara Teheran dan Moskow. Keduanya sepakat untuk memperdalam kerjasama di berbagai bidang, termasuk energi, pertahanan, dan ekonomi. Putin menekankan pentingnya menjaga stabilitas regional dan menolak campur tangan asing yang dapat mengganggu kedaulatan negara-negara di Timur Tengah.
Lebih lanjut, Putin juga menggarisbawahi bahwa Rusia akan terus berupaya mencari solusi diplomatik untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut. Namun, ia juga menegaskan bahwa Rusia tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang berusaha mengancam keamanan Iran. Dukungan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari bantuan militer hingga dukungan politik di forum internasional.
Presiden Raisi menambahkan bahwa Iran siap untuk terus berdialog dan mencari jalan keluar dari setiap konflik yang ada, namun tetap dengan prinsip menjaga kedaulatan dan kepentingan nasionalnya. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis kedua negara dan memberikan kontribusi positif bagi stabilitas di Timur Tengah.
