Friday, 4 September 2026
BREAKING
DUNIA

Ribuan Marinir AS Sambangi Pattaya Usai Misi Penanggulangan Konflik Timur Tengah

Oleh Heni Maulidya September 4, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sekitar 5.000 personel marinir dan pelaut Amerika Serikat mendarat di kawasan wisata Pattaya, Thailand, pada Rabu (2/9). Kedatangan mereka menandai akhir dari misi panjang selama lebih dari 250 hari di perairan Timur Tengah, yang berfokus pada upaya penanggulangan konflik di wilayah tersebut, termasuk dengan Iran.

Rombongan besar personel militer AS ini, yang merupakan bagian dari kapal induk USS America (CVN-66) dan kapal-kapal pendukungnya, memilih Thailand sebagai destinasi rekreasi dan pemulihan usai menjalani tugas berat. Kehadiran mereka di Pattaya, sebuah kota yang terkenal dengan kehidupan malam dan pantai-pantainya, disambut dengan berbagai aktivitas yang telah disiapkan.

Panglima Armada Pasifik AS, Laksamana Scott H. Swift, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi dan kesempatan bagi para prajurit untuk beristirahat dan menikmati keindahan Thailand. “Kami sangat senang bisa berada di sini dan berinteraksi dengan masyarakat setempat,” ujar Laksamana Swift dalam keterangannya.

Selama berada di Pattaya, para marinir dan pelaut AS dijadwalkan mengikuti berbagai kegiatan, termasuk kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, partisipasi dalam program pertukaran budaya, serta kesempatan untuk menikmati kuliner lokal. Beberapa personel juga dilaporkan telah mengunjungi kuil-kuil Buddha yang menjadi daya tarik utama kota tersebut.

Misi militer AS di Timur Tengah yang baru saja selesai melibatkan kehadiran strategis di berbagai titik penting untuk menjaga stabilitas kawasan. Penugasan yang berlangsung selama berbulan-bulan ini menuntut daya tahan dan dedikasi tinggi dari seluruh personel yang terlibat. Keputusan untuk menjadikan Pattaya sebagai lokasi peristirahatan menunjukkan peran penting Thailand sebagai mitra dalam menjaga hubungan bilateral dan memberikan dukungan logistik bagi pasukan sekutu.

Pihak berwenang Thailand, melalui Kementerian Luar Negeri, menyambut baik kedatangan delegasi militer AS. “Thailand selalu terbuka untuk menyambut tamu dari negara-negara sahabat, termasuk personel militer AS yang telah menjalankan tugas penting,” kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand.

Kehadiran ribuan personel militer asing ini diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal di Pattaya, terutama sektor pariwisata dan jasa. Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan persahabatan antara kedua negara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp