Wednesday, 26 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Pupil Dilatasi Berpotensi Pengaruhi Perhitungan Lensa Intraokular Pasca Operasi Katarak

Oleh Rini Widiyarti August 26, 2026 59 minutes lalu 0 komentar

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa dilatasi pupil, prosedur umum yang dilakukan sebelum operasi katarak, berpotensi mengubah hasil perhitungan kekuatan lensa intraokular (IOL). Perubahan ini dapat memengaruhi akurasi penentuan IOL yang ditanamkan pada pasien, yang berdampak pada hasil visual pasca operasi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Refractive Surgery ini mengungkapkan bahwa dilatasi pupil dapat menyebabkan peningkatan kedalaman bilik mata depan (anterior chamber depth) sekaligus mengurangi ketebalan lensa kristalin. Fenomena ini bisa mengganggu perhitungan yang mendasari pemilihan kekuatan IOL yang tepat untuk setiap pasien.

Para peneliti dari National University Hospital di Singapura, yang dipimpin oleh David Z. Chen, MBBS, FRCOphth, menyoroti praktik umum dalam dunia medis. “Karena biometri dan perhitungan kekuatan IOL umumnya dilakukan pada hari yang sama setelah keputusan operasi dibuat, biometri biasanya dilakukan saat pupil pasien masih dalam keadaan dilatasi,” tulis Chen dan timnya.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan penting mengenai dampak obat tetes mata untuk melebarkan pupil (mydriatics). “Saat ini, belum ada konsensus mengenai bagaimana midriatik memengaruhi hasil biometri, dan jika memang memengaruhi, parameter mana saja yang paling terpengaruh,” tambah para peneliti.

Studi ini menggarisbawahi perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami secara mendalam bagaimana dilatasi pupil memengaruhi parameter biometrik mata. Pemahaman yang lebih baik akan memungkinkan para ahli bedah mata untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan dalam perhitungan IOL, demi memastikan hasil penglihatan yang optimal bagi pasien pasca operasi katarak.

Bagikan: Facebook X WhatsApp