Monday, 10 August 2026
BREAKING
DUNIA

Presiden Ukraina Sebut 50 Ribu Tentara Korut Akan Membantu Rusia di Medan Perang

Oleh Heni Maulidya August 10, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim bahwa Korea Utara berencana mengerahkan hingga 50 ribu tentara untuk membantu Rusia dalam konflik yang sedang berlangsung. Pernyataan ini disampaikan Zelensky dalam sebuah wawancara, menyoroti potensi eskalasi keterlibatan negara lain dalam perang tersebut.

Menurut Zelensky, informasi mengenai rencana pengerahan pasukan dari Korea Utara ini telah diperoleh pihaknya. Jika terwujud, jumlah tersebut akan menjadi kontribusi signifikan bagi kekuatan militer Rusia di lapangan. Zelensky tidak merinci kapan tepatnya pengerahan ini akan dilakukan atau di wilayah mana saja pasukan Korea Utara akan ditempatkan.

Klaim ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional terhadap kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara. Sebelumnya, Amerika Serikat telah berulang kali menuduh Korea Utara memasok amunisi artileri dan rudal balistik kepada Rusia untuk digunakan dalam perang melawan Ukraina. Pihak Moskow dan Pyongyang sendiri umumnya membantah tudingan tersebut, meskipun ada indikasi kerja sama yang terus berlanjut.

“Kami memiliki informasi bahwa hingga 50.000 tentara dari Korea Utara dapat dikerahkan ke Rusia untuk berperang di sana. Ini adalah angka yang sangat besar,” ujar Zelensky dalam wawancara tersebut. Ia juga menekankan bahwa potensi pengerahan ini merupakan ancaman serius yang perlu diwaspadai oleh komunitas internasional.

Pihak Ukraina terus memantau perkembangan hubungan militer antara kedua negara tersebut. Zelensky menegaskan bahwa pemerintahnya akan terus berupaya mengungkap segala bentuk dukungan yang diberikan kepada Rusia, termasuk potensi pengerahan pasukan dari negara lain. Informasi ini, jika dikonfirmasi, akan menambah kompleksitas geopolitik konflik di Ukraina dan kawasan sekitarnya.

Perang di Ukraina, yang dimulai dengan invasi Rusia pada Februari 2022, telah memicu ketegangan global dan mendorong berbagai negara untuk memperkuat aliansi dan kerja sama pertahanan. Klaim Zelensky ini, jika terbukti, akan menjadi babak baru dalam dinamika konflik tersebut, dengan potensi keterlibatan langsung dari tentara negara lain di medan perang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp