Tuesday, 4 August 2026
BREAKING
DUNIA

Presiden Tertua Dunia Reshuffle Militer di Tengah Kekhawatiran Absensi Panjang

Oleh Rini Widiyarti August 4, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Kamerun, Paul Biya, yang dikenal sebagai pemimpin dunia tertua, melakukan perombakan besar di jajaran militer negara itu pada Kamis (05/09/2019). Langkah ini diambil di tengah memuncaknya kekhawatiran publik dan spekulasi mengenai kesehatannya, seiring dengan absennya beliau dari publik selama dua bulan terakhir.

Perubahan ini terjadi menyusul serangkaian penunjukan baru untuk posisi-posisi krusial dalam angkatan bersenjata Kamerun. Meskipun tim kepresidenan terus membantah rumor tentang kondisi kesehatan Presiden Biya yang memburuk, ketidakhadirannya yang berkepanjangan telah memicu gelombang spekulasi dan kegelisahan di kalangan masyarakat dan pengamat politik.

Keputusan untuk mereshuffle militer ini dapat diinterpretasikan sebagai upaya untuk memperkuat stabilitas internal di tengah ketidakpastian. Penunjukan para pejabat baru di tubuh pertahanan negara ini diharapkan dapat memastikan kelancaran roda pemerintahan dan keamanan nasional, terlepas dari isu-isu yang beredar mengenai sang presiden.

Absensi Presiden Biya yang telah berlangsung sejak akhir Juli 2019 memang menjadi sorotan utama. Pihak istana kepresidenan Kamerun berulang kali menegaskan bahwa presiden dalam kondisi sehat dan menjalankan tugasnya. Namun, minimnya kemunculan publik dan informasi resmi yang detail justru semakin memperkuat dugaan adanya masalah kesehatan yang tidak diungkapkan ke publik.

Presiden Biya telah memimpin Kamerun sejak tahun 1982, menjadikannya salah satu kepala negara dengan masa jabatan terlama di dunia. Usianya yang telah mencapai 86 tahun semakin menambah kekhawatiran publik mengenai suksesi kepemimpinan di negara tersebut. Reshuffle militer ini, meskipun diklaim sebagai rutinitas, secara tidak langsung dapat dilihat sebagai respons terhadap dinamika politik yang tengah berkembang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp