Sunday, 30 August 2026
BREAKING
DUNIA

Populasi Cuttlefish Australia Anjlok Drastis, Festival Kawin Terbesar Dunia Sepi Pengunjung

Oleh Rini Widiyarti August 30, 2026 51 minutes lalu 0 komentar

Australia, yang biasanya menjadi tuan rumah acara perkawinan cuttlefish terbesar di dunia, tahun ini menyaksikan pemandangan yang memprihatinkan. Berdasarkan data resmi, hanya 1.811 cuttlefish yang muncul untuk berkembang biak, sebuah penurunan tajam sebesar 97% dibandingkan tahun sebelumnya.

Fenomena penurunan populasi ini terjadi di Teluk Whyalla, Australia Selatan, sebuah lokasi yang dikenal sebagai surga bagi ribuan cuttlefish raksasa Australia (Sepia apama) setiap tahunnya. Musim kawin yang biasanya ramai dengan aktivitas, kini terasa sepi. Angka resmi yang dirilis mengkonfirmasi bahwa jumlah cuttlefish yang hadir tahun ini jauh di bawah ekspektasi, menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan ilmuwan dan pemerhati lingkungan.

Dr. John B. Shrivastav, seorang ahli biologi kelautan yang telah lama meneliti populasi cuttlefish di wilayah tersebut, menyatakan keprihatinannya. “Ini adalah penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Dr. Shrivastav. Ia menambahkan, “Kami telah mengamati tren penurunan selama beberapa tahun terakhir, namun angka tahun ini benar-benar mengejutkan dan memerlukan perhatian serius.”

Penurunan drastis ini diperkirakan berdampak signifikan pada ekosistem laut di Teluk Whyalla. Cuttlefish memainkan peran penting dalam rantai makanan, baik sebagai predator maupun mangsa. Hilangnya sebagian besar populasi cuttlefish dapat memicu efek domino pada spesies lain yang bergantung pada mereka.

Penyebab pasti dari anjloknya populasi ini masih dalam penyelidikan. Namun, para ilmuwan menduga beberapa faktor berkontribusi, termasuk perubahan iklim, polusi laut, dan aktivitas penangkapan ikan yang berlebihan. Teluk Whyalla yang sebelumnya menjadi tempat perlindungan bagi cuttlefish, kini menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Pemerintah Australia Selatan telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan upaya konservasi dan pemantauan populasi cuttlefish. “Kami berkomitmen untuk melindungi keanekaragaman hayati laut kami,” kata Menteri Lingkungan, Sarah L. Thompson. “Kami akan bekerja sama dengan para ilmuwan dan komunitas lokal untuk memahami sepenuhnya akar masalah ini dan menerapkan solusi yang efektif.”

Festival perkawinan cuttlefish di Teluk Whyalla, yang biasanya menarik ribuan wisatawan dan peneliti dari seluruh dunia, kini menghadapi ketidakpastian. Masa depan acara ikonik ini, dan kelangsungan hidup spesies cuttlefish raksasa Australia, sangat bergantung pada tindakan konservasi yang cepat dan tepat sasaran.

Bagikan: Facebook X WhatsApp