PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) berkolaborasi dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) untuk memperkuat ekosistem energi terbarukan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Sinergi ini bertujuan untuk mendorong pengembangan dan pemanfaatan sumber daya energi bersih di wilayah tersebut.
Inisiatif kolaboratif ini menandai langkah penting dalam upaya mewujudkan transisi energi yang lebih hijau di Indonesia. Pertamina NRE, sebagai subholding energi baru terbarukan dari PT Pertamina (Persero), dan METI, sebagai organisasi yang fokus pada pengembangan energi terbarukan, menggabungkan kekuatan untuk mencapai tujuan bersama.
Direktur Utama Pertamina NRE, Dannif Firmansyah, menyatakan komitmen kuat perusahaannya dalam pengembangan energi terbarukan. “Pertamina NRE berkomitmen penuh untuk mengakselerasi pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia, termasuk di Sulawesi Utara,” ujar Dannif dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat tercipta ekosistem yang kondusif bagi investasi dan inovasi di sektor energi terbarukan.
Ketua Umum METI, Surya Darma, turut menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, sinergi dengan Pertamina NRE akan sangat membantu dalam mempercepat adopsi energi terbarukan di tingkat daerah. “Kami optimis kolaborasi ini akan memberikan dampak positif yang signifikan, baik dalam hal teknologi maupun kebijakan, untuk mendorong penggunaan energi terbarukan di Sulawesi Utara,” kata Surya Darma.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas energi terbarukan di Sulut, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau. Fokus pengembangan akan mencakup potensi sumber daya alam yang melimpah di Sulawesi Utara, seperti panas bumi, tenaga air, dan energi surya. Melalui sinergi ini, Pertamina NRE dan METI bertekad menjadikan Sulawesi Utara sebagai salah satu pionir dalam transisi energi bersih di Indonesia.
