Sunday, 13 September 2026
BREAKING
EKONOMI

Holding Pangan ID Food Dikebut, 26 Anak Usaha Dirampingkan Jadi 3 Entitas

Oleh Yohanes September 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama Danantara Indonesia tengah menggenjot upaya perampingan terhadap 26 entitas anak usaha PT ID Food (Persero), holding BUMN pangan. Langkah strategis ini bertujuan untuk menyederhanakan struktur organisasi dan meningkatkan efisiensi operasional, dengan memangkas jumlah entitas menjadi hanya tiga.

Proses restrukturisasi yang dipercepat ini merupakan bagian dari agenda besar Kementerian BUMN untuk menata kembali pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar lebih agile dan berdaya saing. ID Food, sebagai garda terdepan dalam ketahanan pangan nasional, menjadi salah satu fokus utama dalam upaya efisiensi ini.

Direktur Utama ID Food, Rachmat Pambudy, sebelumnya telah menyatakan komitmennya terhadap perampingan ini. Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menyelaraskan strategi bisnis holding dengan tujuan efisiensi dan efektivitas. “Kami berkomitmen untuk menyederhanakan struktur agar lebih gesit dan fokus pada core business,” ujar Rachmat.

Lebih lanjut, Rachmat Pambudy menguraikan bahwa perampingan ini tidak hanya sekadar pengurangan jumlah entitas, tetapi juga akan diikuti dengan pemfokusan pada lini bisnis utama. Tiga entitas baru yang akan terbentuk diharapkan mampu mengelola portofolio bisnis ID Food secara lebih terintegrasi, mulai dari hulu ke hilir.

Implementasi perampingan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kinerja ID Food. Dengan struktur yang lebih ramping, pengambilan keputusan diharapkan menjadi lebih cepat, koordinasi antar unit kerja menjadi lebih efektif, dan potensi sinergi antar lini bisnis dapat dioptimalkan. Hal ini pada gilirannya akan memperkuat posisi ID Food dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian negara.

Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang terus mendorong efisiensi dan profesionalisme dalam pengelolaan BUMN. Erick Thohir kerap menekankan pentingnya holding BUMN untuk fokus pada bisnis intinya dan mengurangi kompleksitas struktur agar lebih lincah dalam menghadapi tantangan pasar.

Bagikan: Facebook X WhatsApp