Teheran – Perombakan besar di pucuk pimpinan militer Iran terjadi menyusul penunjukan dua jenderal baru untuk memimpin Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan Angkatan Bersenjata Iran. Keputusan ini diambil oleh Mojtaba Khamenei, putra Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang kian menunjukkan pengaruhnya dalam struktur kekuasaan negara.
Ali Abdollahi kini ditunjuk untuk memegang komando Angkatan Bersenjata Iran, sementara Ahmad Vahidi akan menjabat sebagai panglima IRGC. Perubahan ini mengindikasikan adanya pergeseran strategis dalam kepemimpinan militer Iran, meskipun alasan rinci di balik mutasi ini belum diungkapkan secara resmi.
Penunjukan ini semakin menggarisbawahi peran Mojtaba Khamenei yang semakin sentral dalam pengambilan keputusan penting di Iran. Sebagai putra dari Pemimpin Tertinggi, posisinya dalam lingkaran kekuasaan telah lama menjadi subjek pengamatan, dan langkah ini memperkuat dugaan tersebut.
Sebelumnya, Ahmad Vahidi dikenal luas atas perannya dalam berbagai operasi IRGC. Sementara itu, Ali Abdollahi juga memiliki rekam jejak yang panjang di jajaran militer Iran. Kedua figur ini diharapkan dapat membawa visi dan strategi baru dalam memimpin institusi pertahanan negara di tengah dinamika geopolitik regional yang kompleks.
Perubahan kepemimpinan ini terjadi di saat Iran menghadapi berbagai tantangan internal dan eksternal. Fokus kini tertuju pada bagaimana kedua jenderal baru ini akan menjalankan amanatnya dan memimpin IRGC serta Angkatan Bersenjata Iran dalam menghadapi situasi keamanan yang terus berkembang.
