Pengguna Strava Premium kini tidak dapat lagi menonaktifkan fitur ringkasan latihan bertenaga kecerdasan buatan (AI) yang disebut “Athlete Intelligence”. Fitur ini, yang diluncurkan Strava pada Oktober 2024 sebagai versi beta, kini menjadi bagian integral dari langganan premium sejak Juli atau Agustus 2026, tanpa opsi untuk mematikannya.
Fitur “Athlete Intelligence” ini dirancang untuk memberikan ringkasan teks atas setiap aktivitas olahraga pengguna premium. Strava menyebutnya sebagai “wawasan”, namun berdasarkan pengamatan, fitur ini cenderung mengulang informasi yang sudah ada di deskripsi latihan, terkadang dengan tambahan kesalahan.
Seorang jurnalis yang mencoba fitur ini saat peluncurannya merasa ringkasan AI tersebut tidak memberikan informasi yang berarti. Rekan jurnalis lainnya, Meredith Dietz, yang juga pelanggan premium, menggambarkan ringkasan tersebut “biasanya positif, jadi itu bagus. Tetapi pada akhirnya: tidak berguna.” Meredith menekankan bahwa ringkasan AI kebugaran seringkali kurang konteks, memberikan saran generik seolah-olah personal, dan terlalu percaya diri pada data yang belum lengkap.
Contoh ketidaksesuaian ringkasan AI yang dikemukakan Meredith termasuk klaim bahwa sebuah lari adalah “recovery run” sekaligus “pace tercepat dalam dua minggu”, yang dianggapnya tidak kompatibel. Ada juga pujian atas “upaya half-marathon yang solid” pada lari yang menurut Meredith “bahkan tidak mendekati upaya half-marathon.”
Sebelumnya, pengguna Strava Premium dapat menonaktifkan fitur Athlete Intelligence. Instruksi untuk keluar dari beta fitur ini masih tersedia di halaman dukungan Strava hingga 30 Juni 2026. Namun, per 4 Agustus 2026, pertanyaan dan jawaban mengenai cara menonaktifkan fitur tersebut telah dihapus dari halaman dukungan.
Perubahan ini memicu diskusi di forum Reddit pada 26 Agustus 2026, di mana pengguna mempertanyakan hilangnya opsi penonaktifan. Halaman dukungan Strava saat ini menyatakan, “Tidak ada opsi untuk keluar dari Athlete Intelligence.”
Menanggapi pertanyaan mengenai perubahan ini, juru bicara Strava menyatakan, “Sebagaimana praktik standar untuk fitur eksperimental, Athlete Intelligence diluncurkan dengan mekanisme ‘matikan’ yang dibatasi pada periode beta awalnya. Mengingat fitur ini telah secara resmi keluar dari beta, mekanisme tersebut tidak lagi tersedia. Kami mengundang semua pelanggan untuk mengetuk Beri Umpan Balik untuk membantu kami meningkatkan wawasan yang mereka lihat.”
Meskipun Athlete Intelligence secara resmi keluar dari beta pada Februari 2025, tampaknya opsi penonaktifan baru dihilangkan jauh setelah itu. Instruksi di halaman dukungan yang sebelumnya mengarahkan pengguna untuk mengklik “leave beta” kemudian diubah menjadi “leave Athlete Intelligence” sebelum 21 Juni 2026. Strava menolak memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai linimasa ini.
Strava mengklaim pada Februari 2025 bahwa lebih dari 80% pengguna menganggap Athlete Intelligence bermanfaat. Klaim ini diragukan mengingat kelemahan yang ditemukan oleh para jurnalis. Pantauan di forum pengguna Strava lebih banyak menunjukkan keluhan mengenai nada AI atau kesalahan yang dibuatnya, bukan pujian atas wawasan atau bantuan analisis latihan.
Meskipun Meredith merasa ringkasan AI mudah diabaikan, jurnalis yang menulis artikel ini merasa terganggu dan memilih untuk menyembunyikannya selagi masih ada opsi. Meskipun opsi untuk menonaktifkannya kini tidak ada lagi, pengguna masih dapat memberikan umpan balik untuk setiap respons AI. Namun, opsi untuk keluar sepenuhnya dari Athlete Intelligence telah dihapus dan tampaknya tidak akan kembali.
